Alexa
Kamis, 19 Oktober 2017

Kapolri Minta Anggota yang Ikut Pilkada untuk Mundur dari Polri

Tito sudah mengetahui informasi tersebut. Dia berharap anggotanya tetap menaati peraturan.

Suara.Com
Siswanto | Bagus Santosa
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/10).
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/10).

Suara.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta kepada anggotanya yang ingin mengikuti pemilihan kepala daerah untuk mundur dari Polri.

"Kalau memang sudah yakin mau maju, lebih baik mengundurkan diri," kata Tito di DPR, Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Sejumlah nama anggota Polri dikabarkan akan maju ke bursa pilkada tahun 2018, di antaranya Komandan Korps Brimob Polri Inspektur Jenderal Murad Ismail yang diusung Partai Nasional Demokrat menjadi calon kepala daerah Maluku.

Tito sudah mengetahui informasi tersebut. Dia berharap anggotanya tetap menaati peraturan.

"Tahapannya itu penetapan pasangan calon bulan Februari awal. Sebelum Februari awal mereka masih boleh jadi anggota polisi," kata Tito.

"Tapi saya berharap supaya tidak ada conflict of interest sebagai anggota Polri," Tito menambahkan.

Terpopuler

Terkini