Alexa
Jum'at, 20 Oktober 2017

Di Perpisahan, Djarot: Media Bikin Terhibur, Kadang Menjengkelkan

Perpisahan digelar di rumah dinas gubernur Jakarta.

Suara.Com
Ruben Setiawan | Dwi Bowo Raharjo
Perpisahan Djarot di rumah dinas gubernur, (12/10). (Suara.com/Bowo Raharjo)
Perpisahan Djarot di rumah dinas gubernur, (12/10). (Suara.com/Bowo Raharjo)

Masa kepemimpinan Djarot Saiful Hidayat sebagai gubernur Jakarta tinggal menghitung hari. H-3 sebelum meninggalkan kursi nomor satu di DKI, Djarot mengadakan acara perpisahan di rumah dinas gubernur Jakarta, Jalan Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (12/10/2017) malam. 

Acara perpisahan dihadiri perwakilan PNS di Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri, Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan, serta awak media yang setiap hari melakukan peliputan di Balai Kota Jakarta.

Djarot terlihat sibuk melayani tamu yang ingin mengajak foto dan bersalaman. Ia juga terlihat santai dengan menggunakan pakaian kemeja berwarna merah, celana jeans, dan sandal jepit hitam.

Sebelum Djarot menyampaikan kata sambutan, tamu undangan yang sudah berkumpul di halaman tengah rumah dipersilahkan menyantap makan malam yang sudah disediakan. Alunan musik mulai dimainkan untuk menghangatkan pertemuan.

Djarot dan istrinya Happy Farida diminta untuk menyampaikan kata sambutan dan bernyanyi bersama. Saat itu, dia menceritakan sedikit pengalamannya saat 'dikejar-kejar' wartawan yang sedang memburu berita setiap saat di Balai Kota.

"Para media yang selalu membikin saya terhibur. Kadang-kadang juga suka menjengkelkan," ujar Djarot dilanjutkan tawa riuh hadirin.

Pernyataan itu membuat awak media dan tamu undangan tertawa. Djarot mengakui pernah kesal dengan wartawan yang bertanya disaat kondisi fisiknya saat itu tengah lelah. Ia akhirnya lebih memilih diam dan tak menjawab pertanyaan tersebut.

"Iya gimana, orang aku cape banget. Bukan apa-apa, sudah kebanyakan ngomong saya," kata dia.

Meski mulai Senin, 16 Oktober mendatang sudah tidak lagi menjabat sebagai gubernur Jakarta, Djarot ingin tali silaturahmi terus berlanjut. Ia tidak suka dengan adanya perpisahan.

"Saya, ibu (Happy) tidak akan berpisah sama kalian semua. Mungkin dalam tugas ini iya, karena bekerja bisa kemana-mana. Kalau hubungan nggak akan terpisahkan. Memang akan pergi, tapi ingat saya pasti akan kembali," kata Djarot.

Pada kesempatan itu, Djarot dan istri membawakan lagu berjudul "Pergi Untuk Kembali". Keduanya berhasil menghibur tamu undangan sehingga diminta untuk membawakan lagu berikutnya.

Lagu kedua dan ketiga bergenre dangdut. Lagu ciptaan Rhoma Irama dengan judul "Malam Terakhir" pun dimainkan. Djarot, Happy, dan pengunjung terhibur dan bergoyang bersama.

Sebelum acara berakhir, PNS di Biro KDH dan KLN memberikan kue bertuliskan "Terima kasih Pak Djarot untuk bimbingannya selama ini. Semoga sehat dan sukses terus pak". Kue dengan panjang sekitar 40X60 sentimeter itu dipotong Happy. Potongan pertama diberikan untuk wartawan perempuan Balai Kota.

Terpopuler

Terkini