Tetap Berhasil Meski Sudah Gagal berkali-kali

"Orang yang berorientasi pada cita-cita akan rentan merasa gagal."

Suara.Com
Angelina Donna
Tetap Berhasil Meski Sudah Gagal berkali-kali
Sukses meski berkali kali gagal

Suara.com - Scott Adams adalah seorang kartunis kenamaan pencipta tokoh animasi Dilbert. Sebelum banting setir dan menuai sukses sebagai kartunis, dulunya ia adalah teller biasa dan kemudian management trainee di sebuah bank di Amerika.

Scott Adams menulis kisah hidupnya dalam sebuah buku yang berjudul How to Fail at Almost Everything and Still Win Big: Kind of the Story of My Life. Dalam bukunya, Adams menceritakan tentang siklus produktivitas, kegagalan, percobaan ulang, serta kegagalan kedua, baik di ranah profesional maupun personal.

Ada beberapa poin tentang produktivitas dan kesuksesan yang bisa kita pelajari dari bukunya, sebagai berikut :

Mengutamakan sistem di atas cita-cita
Yang paling penting adalah menciptakan sebuah sistem yang teratur, disiplin, dan mendukung cita-cita Anda. Misalnya, kalau cita-cita jadi pesepakbola, ciptakanlah sistem dimana anda harus berlatih tiap hari. Fokuskan diri pada sistem itu, bukan cita-cita anda.

“Orang yang berorientasi pada cita-cita akan rentan merasa gagal. Ini karena mereka baru bisa menyicip kesuksesan setelah lama sekali berusaha. Kalau terjebak pada kegagalan terus, mereka bisa akhirnya lempar handuk begitu saja. Sementara itu, orang yang berorientasi pada sistem akan bisa merasa berhasil setiap harinya, asal dia disiplin memenuhi tuntutan sistem tersebut.

Mereka yang berorientasi pada cita-cita akan rentan patah semangat di setiap tikungannya. Sementara itu, mereka yang berorientasi pada sistem akan merasa senang setiap selesai menjalankan tugasnya.”

Intinya, anda bisa memelihara energi positif dengan mencoba menuntaskan hal-hal sederhana yang merupakan bagian dari mencapai tujuan besar Anda.

Kata-kata afirmasi itu ampuh
Afirmasi merupakan peneguhan positif pada diri sendiri, yang pada akhirnya membantu kita untuk fokus pada jalur yang benar.

“Saya membeli perlengkapan menggambar, berlatih tiap pagi sebelum berangkat kerja, dan menuliskan kalimat afirmasi 15 kali sehari: ‘Saya, Scott Adams, akan menjadi kartunis terkenal.’“

Bersikaplah “egois”

Menurut Adams, jika anda menempatkan keegoisan dengan benar, anda akan bisa melakukan banyak hal yang baik bagi dunia.
“Keegoisan yang dipergunakan dengan benar akan menjadi jaring manfaat bagi masyarakat. Orang-orang sukses umumnya tidak membebani dunia.”

Kita bisa memprogram diri kita sendiri untuk berubah
Dilbert, tokoh kartun yang diciptakan oleh Adams, terkenal selalu menggunakan istilah “moist robot” untuk menyebut manusia. Maksudnya, manusia selalu terjebak rutinitas dan hanya bisa menjalankan program yang itu-itu saja,

Scott Adams sendiri sebenarnya percaya bahwa manusia bisa diprogram ulang. Dengan ini, manusia juga bisa memilih apa yang bijak untuk dilakukannya.
Adams sendiri menerapkan hal ini untuk memilih makanannya.

“Bayangkan kamu adalah seorang insinyur yang sedang berusaha melakukan penyesuaian yang diperlukan tubuh. Kamu punya pilihan menu: yang satu dilabeli ‘bikin ngantuk’, yang lain dilabeli ‘mood buster‘. Kalau kamu mau lebih tenang, kamu tahu kamu harus memilih label ‘bikin ngantuk’ dan memakan makanan yang mengandung karbohidrat sederhana.”

Enam saringan kebenaran
Adams telah cukup banyak makan asam garam di dunia bisnis, sehingga tahu bagaimana caranya membedakan kebenaran dan kebohongan. Ada enam saringan yang dia gunakan untuk mengukur kebenaran suatu informasi.
1. Pengalaman pribadi
2. Pengalaman orang lain yang kamu kenal
3. Para ahli
4. Penelitian
5. Akal sehat
6. Pola yang selama ini ada

Masing-masing punya keterbatasan, tapi jika dipadukan, mereka bisa menjadi “saringan kebenaran” yang mumpuni.

Punya kemampuan di banyak bidang itu hebat
Formulanya adalah “Hal Yang Sedang-Sedang Saja + Hal Sedang-Sedang Saja Lainnya = Hal Yang Luar Biasa.” Adams sendiri mengakui bahwa gambarnya tidak terlalu hebat. Biasa-biasa saja. Dia pun bukan kartunis yang paling lucu atau berwawasan luas. Ide-idenya biasa saja. Tapi jika semua digabungkan, dia mampu membawa dirinya sendiri ke puncak kesuksesan.

“Saya adalah contoh nyata atas kekuatan memanfaatkan beberapa kemampuan yang sedang-sedang saja. Saya kartunis kaya dan terkenal yang gak bisa menggambar dengan baik. Di pesta-pesta, saya bukan yang paling paling lucu. Kemampuan menulis saya baik, gak hebat. Namun kemampuan yang sedang-sedang saja ini jika digabungkan, akan jadi sesuatu yang mumpuni.”

Bertahan agar bisa menang
Menurut Scott Adams, dibutuhkan ketekunan, kesabaran, dan waktu untuk sukses.

“Penting sekali untuk melihat dunia seperti sebuah mesin slot di kasino atau bar. Ia tidak meminta memasukkan uang, yang ia minta dari Anda adalah waktu, fokus, dan energi untuk menarik gagangnya lagi dan lagi. Mesin slot normal yang memerlukan uang akan membuat pemainnya bangkrut pada jangka panjang. Sementara mesin yang punya hasil langka tapi pasti ini menjamin Anda keluar sebagai pemenang jika Anda punya segala yang diperlukan untuk terus menyentak sampai Anda berhasil.

Dengan kata lain, Anda bisa gagal sampai 99 persen, namun anda tahu kesuksesan sudah dijamin. Yang anda perlukan adalah bertahan selama mungkin sampai anda sukses.”

Jadi, Anda yang punya impian tapi masih tenggelam dalam sistem gak perlu kuatir. Kejar impian dengan pelan tapi pasti, dan percaya suatu hari anda akan menggapainya.

Published by

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini