Rabu, 18 Juli 2018

Tahun Politik, Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi Bisa Naik 0,3 Persen

Tahun politik justru memberikan dampak baik, dimana pertumbuhan ekonomi.

Suara.Com
Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari
Presiden Jokowi saat mengunjungi Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. [Foto Biro Pers Setpres]
Presiden Jokowi saat mengunjungi Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. [Foto Biro Pers Setpres]

Suara.com - Presiden Joko Widodo mengimbau kepada masyarakat dan pelaku usaha untuk tidak khawatir saat memasuki tahun politik pada 2018 mendatang.

Pasalnya tahun politik justru memberikan dampak baik bagi Indonesia. Bahkan pertumbuhan ekonomi bisa bertambah 0,2 hingga 0,3 persen.

“Karena ada belanja iklan, pembelian kaos sampai sembako. Jadi ini sebuah peluanng yang baik bagi pengusaha,” kata Jokowi dalam acara sarasehan kedua dengan 100 ekonom di Hotel Grand Sahud, Jakarta, Selasa (12/12/2017).

Menurut Jokowi, masyarakat dan pelaku usaha di Indonesia harus optimis dengan kondisi perekonomian. Jokowi mengatakan Indonesia telah mendapat predikat layak investasi dari tiga lembaga pemeringkat intenasional. Peringkat daya saing global naik ke posisi 36 dan ranking kemudahan berusaha RI juga beranjak membaik ke peringkat 72.

“Negara lain saja percaya dengan negara kita, mereka optimis maka dari itu kita harus optimis,” katanya.

Menurut Jokowi, kegiatan politik dan ekonomi berjalan di jalur yang berbeda. Sehingga politik dan ekonomi harus dipisahkan persepsinya.

“Itu kan dua sisi yang berbeda. Kalau bisa dijalankan beriringan justru lebih baik,” katanya.

Terpopuler

Terkini