Rabu, 12 Desember 2018

Siasat Pedagang Aksesori Agar Tak Tergerus Toko Online

"Di sini rata-rata sudah pada jual online. Saya juga. Tapi kan harga di online harus murah. Ya kita bersaingnya di situ, " imbuh Yudi.

Suara.Com
Reza Gunadha | Achmad Fauzi
Kios aksesori Natal 2018 di Pasar Asemka, Jakarta, Rabu (5/12/2018). [Suara.com/Achmad Fauzi]
Kios aksesori Natal 2018 di Pasar Asemka, Jakarta, Rabu (5/12/2018). [Suara.com/Achmad Fauzi]

Suara.com - Pedagang  aksesori di Pasar Asemka, Jakarta Barat, mengubah konsep jualannya. Hal ini guna melawan persaingan dengan pedagang online.

Salah satunya yakni, para pedagang juga ikut memasarkan barangnya ditoko online. Hal tersebut salah satunya dilakukan oleh Nita (27) pedagang aksesoris Natal di Pasar Asemka.

"Kami juga ikut jualan dionline. Kalau enggak, sudah kalah bersaing," ujar Nita saat ditemui Suara.comdi Kawasan Pasar Asemka, Jakarta Barat, Rabu (5/12/2018).

Pedagang aksesori pakaian, Yudi (38) juga melakukan hal yang sama dengan Nita, yakni menjajakan barangnya di tokoonline.

Dalam hal ini, Yudi menjajakan aksesori kalung, bros, anting, gelang. Hanya, kata Yudi, terdapat persaingan baru di tokoonline, yakni perang harga.

Menurut Yudi, pihaknya harus memberikan harga barang di bawah harga toko, agar menarik masyarakat untuk membeli aksesori miliknya. 

"Di sini rata-rata sudah pada jualonline. Saya juga. Tapi kan harga di onlineharus murah. Ya kita bersaingnya di situ, " imbuh Yudi. 

Meski begitu, baik Nita dan Yudi enggan menyebutkan berapa raihan penjualan setelah menjajakan produknya di tokoonline.

"Kalau yang beli itu relatif (dionline) , setiap hari ada saja," pungkas Yudi.

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini