Menhub Minta Warga Jabar Pilih Bandara Kertajati daripada Soetta

"Jadi KTP-nya dari Jawa barat bagian timur kita seleksi, dan mereka diwajibkan tidak di Jakarta tapi lewat Bandar Kertajati."

Suara.Com
Reza Gunadha | Achmad Fauzi
Menhub Minta Warga Jabar Pilih Bandara Kertajati daripada Soetta
Suasana bangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Kamis (24/5).

Suara.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta masyarakat Jawa Barat untuk manfaatkan Bandara Kertajati, Majalengka sebagai bandara keberangkatan.

Pasalnya, menurut dia, selama ini masyarakat masih memilih Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Husein Sastranegara sebagai bandara keberangkatan.

Padahal, sambung dia, Bandara Kertajati lebih dekat diakses oleh masyarakat Jabar bagian timur, seperti Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan (Ciayumajakuning).

‎"Jadi KTP-nya dari Jawa barat bagian timur kita seleksi, dan mereka diwajibkan tidak di Jakarta tapi lewat Bandar Kertajati. Karena jakarta sudah penuh sekali, dalam satu jam ada 83 penerbangan. Kami berusaha untuk mengatur kapasitas agar berangkat dari Bandara Kertajti. Saya yakin kalau dari kertajati dekat," uj‎ar Budi Karya di Hotel Merlyn Park, Jakarta, Selasa (11/12/2018).

Dalam hal ini, Budi Karya mendorong maskapai untuk membuka lebih banyak lagi penerbangan dari Bandara Kertajati. Saat ini, baru 6 rute penerbangan dari‎ 4 maskapai yang beroperasi di Bandara kertajati

Adapun rute tersebut di antaranya, Kertajati – Lamp‎ung, Kertajati – Semarang, Kertajati – Surabaya, Kertajati – Medan, Kertajati – Balikpapan, Kertajati – Madinah. Sedangkan maskapai yang beroperasi di antaranya, Transnusa, Citilink, Garuda Indonesia dan Lion Air.

"‎Prinsipnya kita ingin beri subtitusi, penerbangan luar itu jangan Bandung atau Jakarta, kita alihkan ke sana (Bandara Kertajati). Tujuan yang kita ingin tentu, Tanjung Karang, Kualanamu, Balikpapan, Unjung Pandang, Bali, Surabaya," jelas dia.

Budi Karya menambahkan, pihaknya juga akan mengalihkan keberangkatan penerbangan umrah masyarakat di sekitar Ciayumajakuning dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Kertajati.

"‎Jadi ada suatu penerbangan (umrah), terus kita sisir, di situ ada 10 orang dari Cirebon, 10 dari Indramayu, dan 10 dari Majalengka, nah itu kami kumpulkan, sehingga mereka berangkatnya tidak dari jauh ke Soetta, tetapi Kertajati.”

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini