PLN Operasikan Kembali 160 Gardu Listrik yang Mati Pasca Tsunami

"Hingga saat ini terdapat 39 tiang roboh akibat terjangan tsunami."

Suara.Com
Dwi Bowo Raharjo | Achmad Fauzi
PLN Operasikan Kembali 160 Gardu Listrik yang Mati Pasca Tsunami
Personil TNI, Basarnas dan Relawan melakukan pencarian korban di reruntuhan bangunan akibat bencana Tsunami di Desa Way Muli, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Lampung, Minggu (23/12/2018). ANTARA FOTO/Ardiansyah

Suara.com - PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah menyalakan listrik di sejumlah daerah yang terdampak Tsunami Selat Sunda. Sebanyak 160 gardu listrik sudah kembali berfungsi.

Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, I Made Suprateka mengatakan, sebanyak 88 gardu belum beroperasi karena sedang diperbaiki.

"Hingga saat ini terdapat 39 tiang roboh akibat terjangan tsunami," ujar Made dalam keterangan tertulisnya, Senin (24/12/2018).

Made menuturkan, PLN terus melakukan perbaikan dengan menyebar 187 personel di wilayah terdampak tsunami.

Selain itu, PLN juga mendatangkan sejumlah bantuan dari UP3 Banten, UP3 Disjaya, UP3 Bogor, tim PDKB dan juga bantuan dari vendor konstruksi dan pemeliharaan.

Dalam keterangannya, Direktur Utama PLN, Sofyan Basyir juga melepas jenazah almarhum Trino Erwin, GM Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat yang menjadi korban Tsunami pada sabtu malam lalu.

Suasana haru menyelimuti kediaman almarhum yang berada di daerah bintaro.

Sebelumnya, Trino Erwin bersama anak istrinya beserta 199 peserta lainnya dari keluarga TJBB mengikuti acara family gathering di Tanjung Lesung, Banten.

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini