Kamis, 24 Januari 2019

Presiden Jokowi Resmikan Rusun dan Jembatan di Tulungagung

Ketiga rusun tersebut dibangun dengan anggaran sebesar Rp37,92 miliar.

Suara.Com
Fabiola Febrinastri
Presiden Jokowi Resmikan Rusun dan Jembatan di Tulungagung
Presiden Joko Widodo meresmikan tiga rumah susun, yaitu rusun mahasiswa IAIN Tulungagung, rusun mahasiswa STKIP PGRI, dan rusunawa MBR Jepun, dan jembatan Ngujang II, di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. (Dok: PUPR)

Suara.com - Presiden Joko Widodo meresmikan tiga rumah susun , yaitu rusun mahasiswa IAIN Tulungagung, rusun mahasiswa STKIP PGRI, dan rusunawa MBR Jepun, dan jembatan Ngujang II, di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Keempat proyek pembangunan tersebut dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( KemenPUPR ).

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pagi ini saya resmikan rusun mahasiswa IAIN Tulungagung, rusun mahasiswa STKIP PGRI Tulungagung, rusunawa MBR Jepun di Tulungagung, dan jembatan Ngujang II di Kabupaten Tulungagung," kata Presiden di halaman rusun STKIP PGRI, Tulungagung, Jumat (4/1/ 2019).

Pada 2016, KemenPUPR membentuk 33 penyedia perumahan yang telah tersebar di 33 provinsi se-Indonesia. Salah salah satunya adalah pembangunan rumah susun di Kabupaten Tulungagung, yang diresmikanini.

Ketiga rusun tersebut dibangun dengan anggaran sebesar Rp37,92 miliar.

"Memang fasilitas-fasilitas ini diperlukan untuk mahasiswa, dan tadi saya masuk ke ruangan-ruangan, saya kira kualitas pengerjaannya juga sangat bagus," ucapnya.

Pada 2018, pemerintah telah membangun rumah susun khusus mahasiswa sebanyak 275 unit, di mana 45 rusun dibangun di Jawa Timur.

"Paling banyak memang di Jawa Timur, karena di sini, rusun betul-betul dipakai dan sangat dibutuhkan," tuturnya.

Dalam acara yang sama, Kepala Negara sekaligus meresmikan jembatan Ngujang II yang dibangun mulai 2018, dengan nilai kontrak sebesar Rp35,5 miliar. Jembatan tersebut dibangun untuk mengatasi kemacetan di jalan nasional di Kota Tulungagung.

Turut hadir mendampingi Presiden, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini