Sabtu, 19 Januari 2019

Alokasi Anggaran Edukasi dan Mitigasi Bencana Dibuat Lebih Besar di 2019

"Kita harus siap, harus respon, sigap, sanggup menghadapi setiap bencana alam,"

Suara.Com
Iwan Supriyatna | Ummi Hadyah Saleh
Alokasi Anggaran Edukasi dan Mitigasi Bencana Dibuat Lebih Besar di 2019
Presiden Joko Widodo meninjau lokasi bekas tsunami Hotel Mutiara Carita yang rusak akibat tsunami di Kabupaten Pandeglang, Banten, Senin (24/12). [ANTARA FOTO/Bayu Prasetyo]

Suara.com - Presiden Joko Widodo mengingatkan jajarannya untuk memperkuat penanganan bencana serta memiliki kesiapan dalam hal penanganan bencana .

Hal ini dikatakan Jokowi saat membuka Sidang Kabinet Paripurna dengan topik "Program dan Kegiatan Tahun 2019" di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (7/1/2019).

"Saya juga ingin mengingatkan untuk kita terus memperkuat daya tahan kita, kesiapan kita dalam menghadapi bencana," ujar Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengungkapkan pemerintah dan DPR mengalokasikan anggaran untuk melakukan edukasi dan mitigasi bencana alam dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara ( APBN ) 2019.

"Pada APBN 2019, pemerintah bersama DPR telah mengalokasikan lebih banyak lagi anggaran untuk melakukan edukasi, melakukan mitigasi bencana alam. Dan, sebagai negara yang berada di atas cincin api (ring of fire), memiliki kondisi geografis rawan bencana. Kita harus siap, harus respon, sigap, sanggup menghadapi setiap bencana alam," tuturnya.

Karena itu Jokowi berharap anggaran edukasi kebencanaan yang dialokasi pemerintah digunakan dengan baik.

"Saya juga minta agar edukasi kebencanaan betul-betul dikerjakan secara baik dan konsisten, dilakukan sejak dini, masuk dalam muatan yang diajarkan dalam sistem pendidikan kita, sehingga betul-betul kita siap menghadapi bencana yang ada," tandasnya.

Dalam sidang kabinet hadir seluruh Menteri Kabinet Kerja diantaranya Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menteri Luar Negeri Retno P Marsudi dan lainnya.

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini