Selasa, 22 Januari 2019

Presiden Jokowi Blusukan ke Gudang Bulog Cek Stok Beras

"Stok kita 2,1 juta ton. Stok yang masih besar,"

Suara.Com
Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
Presiden Jokowi Blusukan ke Gudang Bulog Cek Stok Beras
Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Gudang Perum Bulog. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Gudang Perum Bulog Divre DKI Jakarta dan Banten di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (10/1/2019).

Dalam kunjungan ini Presiden Jokowi didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution , Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita serta Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso atau yang akrab disapa Buwas .

Mantan Walikota Solo ini ingin memastikan stok Perum Bulog terutama beras. Hasilnya, Jokowi mengatakan stok beras saat ini sangat melimpah.

Padahal menurut Jokowi, biasanya pada akhir tahun stok beras menipis, bahkan kurang.

"Hari ini saya ingin melihat secara langsung stok Bulog terutama beras, kalau dibandingkan dengan tahun lalu, tahun ini berlipat. Biasanya di akhir Desember 700-800 ribu ton, tetapi di akhir Desember 2018, stok kita 2,1 juta ton. Stok yang masih besar," ujar Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini berharap dengan stok beras yang melimpah, maka harga beras bisa berangsur turun.

Berdasarkan Info Pangan Jakarta, harga beras IR 64-2 dipatok Rp 11.081 per kilogram atau naik Rp 136 dibanding kemarin.

Selain itu, tambah Jokowi, dengan melimpahnya stok beras ini diharapkan tidak ada pihak yang berani bermain-main dengan harga beras.

"Ya untuk memberi keyakinan pada pasar, keyakinan pada masyarakat setiap saat diperlukan Bulog siap stoknya. Karena biasanya kalau stoknya sedikit ada spekulasi dari yang bermain-main dengan harga. Ini kita tunjukkan stok memang ada dan memang banyak," pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini