Jokowi Yakin Tak Ada Lagi Beras Bulog Berwarna Cokelat Bahkan Hitam

"Sekarang enggak ada keluhan-keluhan semacam itu,"

Suara.Com
Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
Jokowi Yakin Tak Ada Lagi Beras Bulog Berwarna Cokelat Bahkan Hitam
Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Gudang Perum Bulog. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Presiden Jokowi membantah adanya anggapan bahwa kualitas beras Bulog sangat rendah. Menurutnya, beras Bulog sangat laik untuk dikonsumsi.

Bahkan, mantan Walikota Solo ini juga mengklaim tidak ada masyarakat yang mengeluh masalah kualitas beras Bulog.

"Siapa bilang (kualitas beras Bulog kurang baik). Kemarin saya cek di Tulung Agung dan beberapa tempat enggak ada masalah untuk kualitas‎," ujarnya saat berkunjung ke Gudang Bulong Divre DKI Jakarta-Banten di Kelapa Gading, Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menuturkan, memang pada tahun-tahun sebelumnya masih ada beras Bulog yang dinilai belum laik konsumsi.

"Kalau dibandingkan dengan tahun-tahun yang lalu yang masih banyak yang hitam yang cokelat. Sekarang enggak ada keluhan-keluhan semacam itu," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog‎ Budi Waseso mengatakan, karakteristik beras impor memang sedikit pera.

Namun, pihaknya akan memproses beras impor yang dicampur dengan beras dalam negeri sehingga menjadi beras pulen.

"Tapi itu masih nanti kita pertimbangkan karena akan berpengaruh pada cost. Tapi yang sudah sesuai tastenya yang pera itu mungkin bisa untuk daerah Sumatera, Padang, mereka kan suka beras jenis pera," tutur Buwas.

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini