Blue Bird Bentuk Anak Usaha dengan Nilai Investasi Rp 400 Miliar

PT Blue Bird Tbk (BIRD) membentuk anak usaha bernama PT Trans Antar Nusabird.

Suara.Com
Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
Ilustrasi Taksi Blue Bird. (bluebirdtaxi.blogspot.com)
Ilustrasi Taksi Blue Bird. (bluebirdtaxi.blogspot.com)

Suara.com - Perusahaan taksi PT Blue Bird Tbk (BIRD) membentuk anak usaha bernama PT Trans Antar Nusabird yang bergerak di bidang transportasi, pergudangan, pos, kurir, pariwisata, perdagangan, jasa penyewaan, agen perjalanan dan jasa keuangan.

Pembentukan usaha ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan HAM pada 1 Februari 2019. Blue Bird dalam hal ini menggandeng ‎PT Big Bird Pusaka dalam membentuk anak usaha tersebut.

"Tujuan pendirian perusahaan ini untuk perluasan usaha grup perseroan," ujar Direktur Utama Blue Bird, Purnomo Prawiro dalam keterbukaan informasi, Senin (4/2/2019).

Adapun modal dasar untuk pendirian perusahaan tersebut sebanyak 400.000 lembar saham dengan harga nominal per saham sebesar Rp 1 juta.

Dengan demikian, besaran investasi untuk aksi korporasi tersebut senilai Rp 400 miliar. Dari aksi korporasi ini, BIRD memegang 109.890 lembar saham atau setara dengan 99,9% saham atau senilai Rp 109,89 miliar dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh.

Sementara untuk PT Big Bird Pusaka memegang 110 lembar saham atau setara dengan 0,1% saham atau senilai Rp 110 juta dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh.

"Pendirian perusahaan akan menunjang kegiatan operasional Grup perseroan yang dengan itu menunjang kelangsungan usaha Grup Perseroan. Pendirian usaha juga tidak berdampak negatif terhadap kondisi keuangan," pungkas Purnomo.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini