5 Bisnis Menggiurkan saat Perayaan Imlek

Kira-kira bisnis apa saja ya yang mendulang rezeki berlimpat saat perayaan Imlek? Penasaran?

Suara.Com
Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara
Deretan penjual pernak pernik Imlek di Jalan Pancoran, Taman Sari, Jakarta Barat. (Suara.com/Walda Marison)
Deretan penjual pernak pernik Imlek di Jalan Pancoran, Taman Sari, Jakarta Barat. (Suara.com/Walda Marison)

Suara.com - Perayaan Imlek selalu dinantikan. Tak sedikit pula yang mempersiapkan berbagai pernak-pernik untuk memeriahkan perayaan Imlek.

Di balik kemeriahan perayaan Imlek, ada beberapa bisnis yang laku keras. Pundi-pundi rupiah juga mengalir deras ke kantong para pelaku bisnis ini.

Kira-kira bisnis apa saja ya yang mendulang rezeki berlimpat saat perayaan Imlek? Penasaran? Mari simak ulasan berikut yang dihimpun dari berbagai sumber.

Tak hanya Dodol Betawi, Kutong juga memproduksi kue keranjang. (Suara.com/Ferry Noviandi)
Tak hanya Dodol Betawi, Kutong juga memproduksi kue keranjang. (Suara.com/Ferry Noviandi)

1.   Kue Keranjang

Perayaan Imlek tak akan terasa meriah bila tidak diisi dengan memakan Kue Keranjang. Para pelaku bisnis penganan khas Imlek ini mendulang keuntungan berkali-kali lipat saat perayaan Imlek.

Kue yang berbentuk bulat dan tebal dengan warna kegelapan mirip seperti dodol ini menjadi penganan yang wajib ada saat upacara sesembahan. Menjelang Imlek dan perayaan Cap Go Meh, berbisnis Kue Keranjang menjadi salah satu alternatif usaha yang menggiurkan, bukan?

Vihara Ananda Avalokitesvara (Suara.com/Adit Riyanto)
Vihara Ananda Avalokitesvara (Suara.com/Adit Riyanto)

2.   Angpao

Angpao juga menjadi salah satu benda yang wajib ada dalam perayaan Imlek. Angpao yang selalu identik berwana merah ini selalu diburu oleh para warga yang merayakan Imlek.

Tak hanya harus berwarna merah yang menandakan keberkahan, angpao dengan desain menarik dan lucu juga pasti menjadi incaran banyak orang. Meski bisnis angpao hanya laris saat musim Imlek, bisnis ini cukup menggiurkan untuk dicoba.

Lampion dalam perayaan Tahun Baru Imlek di Kawasan Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat. [Suara.com/Adhitya Himawan]
Lampion dalam perayaan Tahun Baru Imlek di Kawasan Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat. [Suara.com/Adhitya Himawan]

3.   Lampu Lampion

Lampu lampion tak ketinggalan menjadi salah satu ornamen penting untuk memeriahkan perayaan Imlek. Biasanya lampu lampion kertas berwarna merah dipajang di vihara-vihara hingga rumah-rumah warga.

Menurut sejarah, tradisi memasang lampion sudah ada sejak era Dinasti Xi Han sekitar abad ke-3 Masehi.

Pendar cahaya merah dari lampion memiliki filosofi tersendiri yang menjadi simbol keberuntungan, rezeki dan kebahagiaan. Tak heran, lapak pedagang lampu lampion selalu diburu oleh warga jelang perayaan imlek.

20 Tahun eksis merajai bisnis lilin di Tangerang.
20 Tahun eksis merajai bisnis lilin di Tangerang.

4.   Lilin Imlek

Berbagai benda bertema warna merah tak pernah ketinggalan dalam perayaan Imlek. Salah satunya adalah lilin Imlek. Lilin berwarna merah yang memiliki beragam ukuran dari ukuran kecil hingga sebesar manusia selalu laris diburu warga.

Selama perayaan Imlek, lilin selalu dibiarkan menyala hingga perayaan Imlek selesai. Sebab, lilin yang menyala memiliki makna untuk penerangan yang berarti sebagai penerang untuk menjalani kehidupan setahun ke depan.

Pedagang parsel di kawasan Cikini, Jakarta, Kamis (7/6).
Ilustrasi parsel

5.   Parsel Imlek

Dalam upacara sesembahan pada perayaan Imlek, membawa parsel buah menjadi salah satu tradisi yang tak boleh dilupakan. Membuka bisnis parsel Imlek menjelang perayaan Imlek menjadi salah satu alternatif yang cukup menggiurkan.

Parsel Imlek dibalut dengan berbagai ornamen bernuansa merah biasanya terdiri dari buah-buahan, kue keranjang hingga biskuit-biskuit. Jelang perayaan Imlek dan Cap Go Meh, pesanan parsel Imlek mengalami kenaikan cukup signifikan.

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini