Sehari Jelang Valentine, Bagaimana Penjualan Bunga di Pasar Rawa Belong?

Satu hari jelang Hari Kasih Sayang atau biasa dikenal dengan Hari Valentine.

Suara.Com
Iwan Supriyatna | Stephanus Aranditio
Sehari Jelang Valentine, Bagaimana Penjualan Bunga di Pasar Rawa Belong?
Lina Hartati (48) salah satu pedagang bunga di Pasar Rawa Belong, Jakarta Barat. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Suara.com - Satu hari jelang Hari Kasih Sayang atau biasa dikenal dengan Hari Valentine, pedagang bunga di Pasar Rawa Belong, Jakarta Barat justru malah mengalami penurunan omset.

Lina Hartati (48) salah satu pedagang bunga mengaku, penjualan satu hari jelang Valentine tahun ini cenderung mengalami penurunan.

Bahkan, ia juga merasa setiap tahun penjualan bunga di hari Valentine justru semakin menurun.

"Tahun ini kayaknya agak biasa-biasa, belum ya mungkin, enggak kayak tahun lalu, kalau tahun lalu kan banyak gitu, sekarang agak menurun pembelinya, orderan juga agak kurang," kata Lina kepada Suara.com di Pasar Rawa Belong, Jakarta Barat, Rabu (13/2/2019).

Lina yang sudah lima tahun berdagang di Pasar Bunga Rawa Belong itu mengatakan, harga bunga menjelang Valentine mengalami kenaikan hampir dua kali lipat.

"Harga di hari biasa kalau mawar itu Rp 80 ribu, kalau di Valentine kayak gini naik jadi Rp 150 ribu, per 20 tangkai ya," jelasnya.

Dia juga menjelaskan, keluhan ini juga dirasakan oleh semua pendagang bunga di Pasar Rawa Belong, bahkan juga dirasakan oleh penyuplai bunga dari Bandung dan Malang.

"Semua pada bilang begitu di sini, yang ngirim bunga juga," pungkasnya.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini