FAA Bentuk Tim Peninjau untuk Pastikan Boeing 737 MAX 8 Laik Terbang

Untuk memastikan keselamatan pesawat jenis Boeing 737 MAX 8.

Suara.Com
Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
FAA Bentuk Tim Peninjau untuk Pastikan Boeing 737 MAX 8 Laik Terbang
Boeing 737 Max 8 dipamerkan di Farnborough, Inggris pada Juli 2018. [Shutterstock]

Suara.com - Otoritas Penerbangan Amerika Serikat atau Federal Aviation Administration bakal meninjau kembali keselamatan Boeing 737 MAX 8. Hal ini untuk memastikan keselamatan pesawat jenis tersebut.

Dilansir dari Reuters, FAA bakal membentuk tim Tinjauan Teknis Otoritas Gabungan untuk memastikan keselamatan Boeing 737 MAX 8 yang akan diketuai oleh mantan ketua Dewan Keselamatan Transportasi Nasional Christopher Hart dan terdiri dari tim ahli dari FAA, NASA, dan internasional otoritas penerbangan.

FAA mengatakan, kelompok itu akan melakukan tinjauan komprehensif sertifikasi sistem kontrol penerbangan otomatis pada pesawat Boeing 737 MAX 8.

"Dan mengevaluasi aspek-aspek sistem kontrol penerbangan otomatis 737 MAX 8, termasuk interaksi desain dan pilotnya dengan sistem, untuk menentukan kepatuhannya terhadap semua peraturan yang berlaku dan untuk mengidentifikasi peningkatan di masa depan yang mungkin diperlukan," kata FAA.

Seorang pejabat FAA mengatakan, peninjauan itu tidak terkait dengan kapan tim akan memutuskan untuk mengizinkan 737 MAX 8 kembali mengudara.

Peninjauan kembali dilakukan dua hari setelah FAA dan Boeing mengisyaratkan bahwa pesawat-pesawat itu mungkin akan tak mengudara lebih lama dari perkiraan sebelumnya.

Boeing mengatakan pekan lalu bahwa mereka memprogram ulang perangkat lunak mereka untuk mencegah data yang salah yang sedang dalam pengawasan ketat menyusul dua kecelakaan mematikan.

Boeing lewat CEO-nya Dennis Muilenburg mengklaim telah melakukan uji terbang Boeing 737 MAX 8 yang perangkat lunaknya telah diperbaharui.

"Pembaruan perangkat lunak berfungsi sebagaimana dirancang, dan pilot mendarat dengan selamat di Boeing Field (dekat Seattle)," katanya dalam sebuah pernyataan.

“Boeing akan melakukan penerbangan uji dan demo tambahan sambil kami terus bekerja untuk menunjukan bahwa kami telah mengidentifikasi dan memenuhi semua persyaratan sertifikasi dengan tepat. Kami akan mengirimkan pembaruan untuk tinjauan FAA (Administrasi Penerbangan Federal) begitu pekerjaan telah selesai dalam beberapa minggu mendatang," tambah Dennis.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini