Jelaskan Program Mekaar di Debat, Jokowi: Itu Pinjaman Bagi Ibu-ibu

Jokowi mengatakan selama empat tahun ini program Mekaar sudah mencakup 4,2 juta nasabah dan untuk tahun ini ditargetkan bisa mencapai 10 juta nasabah.

Suara.Com
Dwi Bowo Raharjo | Achmad Fauzi
Jelaskan Program Mekaar di Debat, Jokowi: Itu Pinjaman Bagi Ibu-ibu
Pasangan Capres-Cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengikuti debat Capres-Cawapres putaran ke-5 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4). Debat terakhir sebelum pemungutan suara pilpres 17 April 2019 mendatang membahas tema ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi, serta perdagangan dan industri. [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pinjaman Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) merupakan program yang sangat bermanfaat dalam rangka memberdayakan kaum perempuan di Tanah Air.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi dalam debat Pilpres kelima di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019) malam.

"Program Mekaar itu pinjaman bagi ibu-ibu, seperti untuk pedagang asongan, bakso mie ayam, yang kita berikan pinjaman Rp 2-10 juta," ujar Jokowi.

"Kalau (pinjaman) lebih dari Rp 10 juta kita larikan ke KUR (Kredit Usaha Rakyat)," Jokowi menambahkan.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menuturkan, selama empat tahun ini program Mekaar sudah mencakup 4,2 juta nasabah dan untuk tahun ini ditargetkan bisa mencapai 10 juta nasabah.

Begitu pula dengan program lainnya seperti bank wakaf mikro, ujar dia, yang hampir 90 persen nasabahnya adalah perempuan.

"Ini sudah dikerjakan hampir 2 tahun ini," kata capres petahana ini.

Untuk diketahui, debat pamungkas Pilpres 2019 ini mengangkat tema Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Keuangan dan Investasi, Perdagangan dan Industri.

Debat tersebut akan diikuti seluruh peserta pilpres, yakni Capres dan Cawapres nomor urut 1 Jokowi - Maruf Amin dan Capres serta Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Dua moderator yang ditunjuk KPU untuk memandu debat tersebut ialah jurnalis senior Tomy Ristanto dan jurnalis TvOne Balques Manisang.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini