Sandiaga Khawatir e-Sport Pengaruhi Akhlakul Karimah

Dia mengatakan e-sport merupakan salah satu sektor yang sangat berkembang seiring dengan perkembangan digital ekonomi.

Suara.Com
Pebriansyah Ariefana | Achmad Fauzi
Sandiaga Khawatir e-Sport Pengaruhi Akhlakul Karimah
Pasangan Capres-Cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengikuti debat Capres-Cawapres putaran ke-5 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4). Debat terakhir sebelum pemungutan suara pilpres 17 April 2019 mendatang membahas tema ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi, serta perdagangan dan industri. [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno khawatir kehadiran e-sport memengaruhi akhlakul karimah. Milenial menjadi modal penting bagi generasi penerus bangsa.

Dia mengatakan e-sport merupakan salah satu sektor yang sangat berkembang seiring dengan perkembangan digital ekonomi.

"Jangan sampai e-sport mempengaruhi akhlakul karimah," kata Sandiaga dalam Debat Capres Kelima Pemilu 2019 di Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

"Saya rasa e-sport memiliki peluang untuk anak-anak muda menciptakan produk-produk yang menguasai pasar dunia," tambahnya.

Sandiaga menilai adanya e-sport atau olahraga elektronik yang memiliki potensi besar untuk kalangan milenial harus difasilitasi dengan kewirausahaan. Sandiaga menilai apabila tidak difasilitasi dengan kewirausahaan akan membuka keran impor e-sport yang didominasi produk asing.

"Untuk apa kalau tidak difasilitasi kalau ujung-ujungnya hanya fokus diserbu produk impor," katanya.

Karena itu, Sandiaga mendorong anak muda generasi milenial untuk menciptakan e-sport sendiri dengan bekerja sama rumah siap kerja.

"jadi, anak-anak muda mempunyai event untuk pelatihan juara dunia, tapi jangan sampai e-sport mempengaruhi akhlakul karimah," katanya.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini