Masuk Awal Pekan, Rupiah Diprediksi Tampil Perkasa Terhadap Dolar AS

Penguatan rupiah terdorong dari data neraca perdagangan China bulan Maret

Suara.Com
Bangun Santoso | Achmad Fauzi
Masuk Awal Pekan, Rupiah Diprediksi Tampil Perkasa Terhadap Dolar AS
Ilustrasi gerai penukaran uang di Jakarta, Kamis (1/3).

Suara.com - Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi pergerakan rupiah bakal kembali perkasa terhadap dolar AS memasuki awal pekan ini.

Dari pengamatan Ariston, penguatan rupiah terdorong dari data neraca perdagangan China bulan Maret di mana dirilis surplus yang jauh lebih bagus dari ekspektasi memberikan sentimen positif ke pasar emerging Market (221 miliar dolar AS vs 2 miliar dolar AS).

Selain itu, penundaan Brexit sampai 31 Oktober juga memberikan sentimen positif.

"Rupiah dalam posisi menguat terhadap dolar AS dengan potensi kisaran Rp 14.040 - Rp 14.150," kata Ariston di Jakarta, Senin (15/4/2019).

Ariston juga mengamati data survei konsumen AS oleh Universitas Michigan yang dirilis bawah ekspektasi, membantu mendorong pelemahan dolar AS terhadap mata uang lainnya.

Berdasarkan data Bloomberg pergerakan rupiah pada akhir pekan kemarin (12/4/2019) berada di level Rp 14.081 per dolar AS. Level itu menguat dibandingkan hari sebelumnya di level Rp 14.120 per dolar AS.

Sementara, Berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada akhir pekan kemarin berada di level Rp 14.153 per dolar AS. Posisi itu melemah dibandingkan pada hari sebelumnya yang di level Rp 14.156 per dolar AS.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini