Era Pengiriman Barang Menggunakan Drone Segera Dimulai

Kegiatan pengiriman barang akan dilakukan oleh pesawat tanpa awak atau drone.

Suara.Com
Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
Era Pengiriman Barang Menggunakan Drone Segera Dimulai
Ilustrasi Drone [shutterstock]

Suara.com - Era pengiriman barang tanpa dilakukan oleh manusia telah dimulai. Tepatnya di Amerika Serikat kegiatan pengiriman barang akan dilakukan oleh pesawat tanpa awak atau drone.

Seperti dilansir Reuters, otoritas penerbangan Amerika Serikat atau Federal Aviation Administration (FAA) telah memberikan izin untuk operasional drone untuk mengirimkan barang. Salah satu operator yang diberikan izin yaitu Unit Wing Aviation Alphabet Inc.

Ini berarti Wing dapat memulai layanan komersialnya untuk mengirimkan barang ke rumah-rumah. Wing Aviation berencana untuk memulai pengiriman paket komersialnya di Blacksburg, Virginia akhir tahun ini.

Wing bermitra dengan Mid-Atlantic Aviation Partnership dan Virginia Tech sebagai salah satu peserta dalam Program Percontohan Integrasi Sistem Pesawat Udara Tak Berawak Departemen Perhubungan.

"Ini adalah langkah maju yang penting untuk pengujian yang aman dan integrasi drone ke ekonomi kita. Keselamatan terus menjadi prioritas nomor satu kami karena teknologi ini terus berkembang dan merealisasikan potensi penuhnya," kata Sekretaris Transportasi AS Elaine Chao.

Sertifikasi itu diberikan kepada Wing untuk dua tahun. Satu pilot dapat mengoperasikan hingga lima drone sekaligus dan hanya pada siang hari. Drone tidak dapat membawa bahan berbahaya.

FAA mengatakan, Wing telah memenuhi persyaratan keselamatan, berdasarkan data dan dokumentasi yang luas, serta percobaan ribuan penerbangan aman yang dilakukan di Australia.

Wing berencana untuk menjangkau masyarakat setempat sebelum memulai uji coba pengiriman barang atau makanan ke daerah-daerah lain.

Wing baru-baru ini memulai layanan pengiriman udara komersial di utara Canberra, Australia, dan juga akan memulai uji coba pertamanya di Eropa, mengirim ke rumah-rumah di Helsinki, Finlandia.

Pada bulan Januari, FAA mengusulkan aturan yang akan memungkinkan drone beroperasi di daerah padat penduduk dan memberi izin untuk melakukan pengiriman pada malam hari.

Untuk faktor keselamatan di udara, drone juga akan diintegrasikan terlebih dahulu dengan lalu lintas pesawat.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini