Menko Darmin Janji Harga Cabai dan Bawang Turun Sebelum Puasa dan Lebaran

Cabai merah dan bawang merah yang ditanam pada bulan Februari hasilnya bisa dipanen bulan Mei atau Juni.

Suara.Com
Iwan Supriyatna | Muslimin Trisyuliono
Menko Darmin Janji Harga Cabai dan Bawang Turun Sebelum Puasa dan Lebaran
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution. [Dok Kemenko Perekonomian]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengharapkan menjelang Ramadan dan lebaran harga komoditas seperti bawang merah dan cabai merah kembali normal.

Menurutnya harga bawang merah dan cabai merah saat ini kembali naik berkisar di Rp 40 ribu per kilogram. Diketahui naiknya harga komoditas cabai merah dan bawang merah karena belum memasuki masa panen.

"Harga bawang merah hampir Rp 40 ribu per kilogram. Itu sudah di atas normal. Kita harap komoditas itu antara Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu," ujar Darmin Nasution, Kamis (25/4/2019).

Darmin memprediksi dengan komoditas cabai merah dan bawang merah yang ditanam pada bulan Februari hasilnya bisa dipanen bulan Mei atau Juni. Sehingga menjelang bulan puasa dan lebaran Idul Fitri harga akan turun.

Darmin menjelaskan untuk mengantisipasi masalah musiman tersebut dengan membuat penyimpanan yang bisa tahan hingga enam bulan. Tempat penyimpanan ini khusus untuk bawang merah dan cabai bernama cold atmosphere storage (CAS).

Dengan penyimpanan tersebut bisa mengendalikan komoditas untuk memasuki bulan Ramadan. Untuk merealisasikan tempat penyimpanan ia memberikan kesempatan untuk Bulog dan swasta.

"Kalau swasta mau, nanti kita buka kesempatan dengan begitu kita berharap harga jangan terlalu turun ketika panen dan ketika belum panen harga tidak terlalu naik," terangnya.

Untuk komoditas lainnya seperti daging ayam dan telur ayam menjelang bulan Ramadan masih ada kenaikan tetapi lebih rendah. Ia menambahkan menyambut lebaran Idul Fitri bukan masalah ketersediaan barang tetapi pedagang yang mudik lebaran.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini