Jokowi Minta Menteri BUMN Gratiskan Tol Pandaan - Malang

Presiden Jokowi membisiki Menteri BUMN Rini Soemarno agar Tol Pandaan - Malang digratiskan selama Lebaran.

Suara.Com
Iwan Supriyatna | Ummi Hadyah Saleh
Jokowi Minta Menteri BUMN Gratiskan Tol Pandaan - Malang
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Twitter @jokowi)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membisiki Menteri BUMN Rini Soemarno agar Tol Pandaan - Malang digratiskan selama Lebaran Idul Ftri 1440 Hijriah.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat meresmikan Tol Pandaan - Malang seksi I, II dan III.

"Tadi saya bisik-bisik kepada pemiliknya Jalan Tol Bu Menteri BUMN (Rini Soemarno) jangan sampai bayar dulu, sampai lebaran gratisin dulu sampai lebaran," ujar Jokowi dalam sambutannya di Tol Pandaan - Malang, Jawa Timur, Senin (13/5/2019).

Kata Jokowi, permintaan digratiskan tol tersebut karena menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

"Sampai Lebaran saja nggak usah lama, untuk percobaan dulu, tapi sampai lebaran gratis," ucap dia.

Presiden Jokowi resmikan Tol Pandaan - Malang. (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)
Presiden Jokowi resmikan Tol Pandaan - Malang. (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Rini kata Jokowi menyanggupi permintaan digratiskannya tol Pandaan - Malang hingga Lebaran.

"Sudah dijawab bisa pak masa yang minta presiden nggak diberi," kata Jokowi menirukan jawaban Rini.

Ia pun berharap agar tol tersebut bisa mempercepat mobilitas barang, jasa dan orang.

"Sehingga kita harapkan di Malang Raya ini betul-betul bisa menjadi kawasan wisata yang terkoneksi dengan tol ini dan kita harapkan menjadi semakin baik dan meningkat," tandasnya.

Tol Pandaan-Malang yang diresmikan Jokowi yakni seksi I, II dan III sepanjang 31 kilometer dari 38 kilometer total panjang Tol Pandaan - Malang.

Adapun seksi I Pandaan - Purwodadi memiliki panjang 15,47 km, seksi II Purwosari-Lawang 8,05 km, dan seksi III Lawang-Karanglo 7,10 km.

Sementara, untuk seksi IV-V dari Singosari - Malang sepanjang 7,48 KM masih dalam tahap konstruksi.

Diketahui, pembangunan Tol Pandaan - Malang dilakukan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) yang sahamnya dimiliki PT Jasa Marga sebesar 60%, PT Pembangunan Perumahan (Persero) sebesar 35% dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebesar 5% dengan biaya investasi sebesar Rp 5,9 triliun.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini