Trump Larang Perusahaan AS Pakai Alat Komunikasi Buatan China

Presiden Amerika Serikat Donald Trump melarang perusahaan AS menggunakan alat komunikasi dari China.

Suara.Com
Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
Trump Larang Perusahaan AS Pakai Alat Komunikasi Buatan China
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bersama Melania Trump tiba di Buenos Aires, Argentina, Kamis (29/11). [SAUL LOEB / AFP]

Suara.com - Perang dagang Amerika Serikat - China makin memanas. Saking panasnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahkan melarang perusahaan AS menggunakan alat komunikasi dari China.

Seperti dilansir Reuters, Trump berencana menandatangani surat perintah yang melarang perusahaan-perusahaan AS menggunakan peralatan telekomunikasi yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan. Salah satunya, Huawei.

Perintah itu didasari Undang-Undang Kekuatan Ekonomi Darurat Internasional, yang memberikan presiden wewenang untuk mengatur perdagangan dalam menanggapi keadaan darurat nasional yang mengancam Amerika Serikat.

Perintah itu tertuju pada Departemen Perdagangan yang nantinya bekerja dengan lembaga pemerintah lainnya, untuk menyusun rencana penegakan.

Washington yakin peralatan yang dibuat oleh Huawei Technologies Co Ltd, pembuat smartphone terbesar ketiga di dunia, dapat digunakan oleh negara China untuk memata-matai. Huawei, yang berulang kali membantah tuduhan itu, tidak segera berkomentar.

Gedung Putih dan Departemen Perdagangan juga menolak berkomentar.

Amerika Serikat telah secara aktif mendorong negara-negara lain untuk tidak menggunakan peralatan Huawei dalam jaringan 5G generasi mendatang.

Ketua Komisi Komunikasi Federal Ajit Pai mengatakan, pihaknya menunggu Departemen Perdagangan mengeluarkan daftar perusahaan yang akan dilarang, berdasarkan proposal FCC.

Sementara itu, perusahaan nirkabel besar telah memutuskan hubungan dengan Huawei. Meski demikian, operator pedesaan kecil terus mengandalkan kedua saklar Huawei dan ZTE dan peralatan lainnya karena mereka cenderung lebih murah.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini