Pemudik Diimbau Tak Gunakan Motor Pulang ke Kampung Halaman

70 persen kecelakaan lalu lintas yang terjadi melibatkan pemotor.

Suara.Com
Iwan Supriyatna | Stephanus Aranditio
Pemudik Diimbau Tak Gunakan Motor Pulang ke Kampung Halaman
Pemudik memadati jalur lingkar Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (19/6).

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan kendaraan roda dua sebagai alat transportasi saat mudik lebaran 2019. Sepeda motor bisa diangkut naik angkutan lebaran dari program mudik gratis Kemenhub.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiadi mengatakan, sepeda motor sangat tidak direkomendasikan untuk digunakan saat mudik karena 70 persen kecelakaan lalu lintas yang terjadi melibatkan pemotor.

"Dari awal sampai sekarang pemerintah komitmen mengajak masyarakat tidak menggunakan motor sebagai moda transportasi untuk mudik dengan jarak tempuh yang jauh," kata Budi saat ditemui di Hotel Crown Plaza, Jakarta, Kamis (16/5/2019).

Untuk mengakomodir pemudik yang masih berniat membawa sepeda motor ke kampung halaman, Kemenhub menawarkan program mudik gratis untuk kendaraan sepeda motor yang bisa diangkut menggunakan kapal roro, kereta api, dan truk.

"Saya masih punya kuota motor yang ke lampung dan Semarang menggunakan kapal roro, motornya diantar penumpangnya menggunakan bus," bebernya.

Untuk diketahui puncak arus mudik lebaran diprediksi akan terjadi pada 31 Mei 2019 sementara puncak arus balik akan terjadi pada 9 Mei 2019.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini