Kelola 500 Ribu Kamar, OYO Jadi Jaringan Hotel Kedua Terbesar di China

OYO telah berekspansi ke lebih dari 337 kota dan 500.000 kamar, melampaui skala hotel dan jaringan hotel konvensional ternama di China.

Suara.Com
Iwan Supriyatna
Kelola 500 Ribu Kamar, OYO Jadi Jaringan Hotel Kedua Terbesar di China
OYO Hotels & Homes, jaringan penyewaan dan franchise hotel, rumah, dan tempat tinggal.

Suara.com - OYO Hotels & Homes, jaringan penyewaan dan franchise hotel, rumah, dan tempat tinggal terbesar ke-6 di dunia, mengumumkan keberhasilannya menjadi hotel tunggal terbesar (single brand) di China, sekaligus menjaga posisinya sebagai grup hotel terbesar kedua di China.

Dalam waktu 1,6 tahun yang relatif singkat, OYO telah berekspansi ke lebih dari 337 kota dan 500.000 kamar, melampaui skala hotel dan jaringan hotel konvensional ternama di China, seperti Home Inn, Hanting, dan lainnya.

Selain itu, OYO akan menggunakan sekitar 100 juta dolar AS dari total 600 juta dolar AS yang telah dialokasikan untuk investasi di China, guna melakukan peningkatan kualitas, sistem dan pelayanan pelanggan.

OYO dalam hal initelah merekrut lebih dari 10.000 orang dan membuka lapangan kerja untuk lebih dari 200.000 penggiat perhotelan di China.

“Lebih dari 300.000 wisatawan yang telah menginap di OYO Jiudian setiap malamnya. Pertumbuhan yang luar biasa ini adalah hasil kerja dari seluruh partner bisnis dan para pucuk pimpinan OYO,” kata COO OYO China, Sam Shih dalam keterangannya, Rabu (26/6/2019).

OYO juga mengumumkan penunjukan Zhu Lei sebagai Chief Revenue Officer di OYO Jiudian. Seorang profesional dengan pengalaman lebih dari 16 tahun, Zhu akan bertanggung jawab untuk menaikkan dan menjaga tingkat okupansi yang tinggi di seluruh hotel OYO di China.

Zhu juga akan mengawasi penjualan lewat kanal offline dan portofolio OYO di kanal Online Travel Agent (OTA).

OYO telah merevolusi segmen hotel budget di China yang sebelumnya terfragmentasi dan didominasi hotel tradisional yang dikelola secara turun-temurun dengan cara membangun brand, mengoptimalkan pengeluaran, merekrut SDM lokal, dan memanfaatkan jaringan-jaringan di bawah OYO.

Dengan fokus di kota lapis ke-2, jaringan hotel OYO juga berkembang jauh ke dalam kota lapis ke-2 sampai dengan lapis ke-6 di Cina dan telah berhasil memberikan dampak secara langsung dan tidak langsung kepada peningkatan kesempatan kerja di seluruh Cina.

“Kami memiliki beberapa prioritas kunci selama tahun 2019, termasuk ekspansi secara menyeluruh dari jaringan OYO dengan menjaga konsistensi kualitas produk dan layanan berkualitas tinggi. Maka dari itu, kami terus berusaha untuk memberikan standar tertinggi dalam kualitas, compliance, dan integritas perusahaan,” kata General Counsel OYO China, Shella Ng.

Untuk memastikan bahwa para pemilik aset bisa menjangkau pelanggan dari seluruh dunia, OYO Hotels juga selalu mencari cara untuk bekerjasama dengan Online Travel Agents (OTA) seperti Fliggy, Ctrip, dan platform lain yang mampu membangun traffic pengguna.

OYO juga baru saja mengumumkan kerjasama strategis dengan Alipay, dengan meluncurkan mini program OYO di Alipay. Kedua perusahaan akan bekerjasama di bidang keanggotaan, pertukaran traffic, integrasi skenario, layanan keuangan, portal pembayaran cerdas, credit life, dan upgrade hotel.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini