BEI Minta Garuda Indonesia Jujur soal Laporan Keuangan

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) ikut memberikan sanksi berupa denda kepada PT Garuda Indonesia (Persero).

Suara.Com
Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
BEI Minta Garuda Indonesia Jujur soal Laporan Keuangan
Kantor Bursa Efek Indonesia di Jakarta. [Antara]

Suara.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) ikut memberikan sanksi berupa denda kepada PT Garuda Indonesia (Persero). Adapun denda yang diberikan sebesar Rp 250 juta kepada manajemen perseroan karena melanggar penyampaian laporan keuangan per 31 Maret 2019.

"Mengenakan Sanksi sesuai dengan Peraturan BEI Nomor I-H tentang Sanksi, berupa Peringatan Tertulis III dan denda sebesar Rp 250.000.000 kepada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk atas pelanggaran," ujar Sekretaris, Perusahaan BEI, Yulianto Aji Sadono, Jumat (28/6/2019).

Dalam hal ini BEI meminta kepada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk untuk memperbaiki dan menyajikan kembali secara sebenar-benarnya tentang Laporan Keuangan Interim PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk per 31 Maret 2019 di maksud paling lambat sampai dengan tanggal 26 Juli 2019.

"Pengenaan sanksi dan permintaan untuk memperbaiki dan menyajikan kembali Laporan Keuangan Interim PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk per 31 Maret 2019," ujar Yulianto.

Permintaan tersebut dilakukan karena perseroan melanggar ketentuan Nomor III.1.2 Peraturan BEI Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, yang mengatur mengenai Laporan Keuangan wajib disusun dan disajikan sesuai dengan peraturan Bapepam Nomor VIII.G.7. tentang Pedoman Penyajian Laporan Keuangan, dan Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten.

"Pihak BEI juga akan segera melakukan public expose insidentil dalam rangka menyelenggarakan perdagangan Efek yang teratur, wajar dan efisien serta menjaga kepercayaan publik terhadap industri Pasar Modal Indonesia," kata Yulianto.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini