Jokowi 2 Periode, Pengusaha Minta Ini Supaya Ekonomi Terus Tumbuh

"Kami dari dunia usaha sudah memberikan masukan kepada Presiden untuk segera melanjutkan agenda-agenda ekonomi yang harus jadi prioritas,"

Suara.Com
Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
Jokowi 2 Periode, Pengusaha Minta Ini Supaya Ekonomi Terus Tumbuh
Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin melambaikan tangan sebelum berangkat menuju Bandara Halim Perdanakusuma untuk memberikan keterangan pers terkait sidang putusan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019 di Jakarta, Kamis (27/6). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Suara.com - Pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menyambut gembira keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam sengketa pemilihan presiden (Pilpres) yang kembali memenangkan Joko Widodo (Jokowi) menjadi Presiden terpilih.

Keputusan tersebut memberi kepastian akan jalannya dunia usaha. Wakil Ketua Kadin, Shinta Widjaja Kamdani pun memberikan masukan agar Jokowi terus melanjutkan agenda prioritas yang bisa menumbuhkan ekonomi dalam negeri.

"Kami dari dunia usaha sudah memberikan masukan kepada Presiden untuk segera melanjutkan agenda-agenda ekonomi yang harus jadi prioritas," ujarnya saat dihubungi Suara.com, Jumat (28/6/2019).

Shinta menambahkan, Jokowi jangan hanya membenahi kondisi dalam negeri, tetapi juga harus melihat faktor-faktor global.

Sehingga, sambungnya, Jokowi mempunyai antisipasi jika perekonomian global memburuk.

"Pertemuan G20 minggu ini akan penting apakah ada kesepakatan antara Amerika dan China. Jadi kombinasi antara faktor internal dan eksternal memegang peranan penting dalam perekonomian kita ke depannya," tutur dia.

Sebelumnya, Shinta juga menyebut kalangan pelaku usaha tak terlalu khawatir usahanya terganggu terkait sidang tersebut.

Menurut dia, dunia usaha tetap berjalan seperti biasanya tanpa ada hambatan jalannya sidang.

"Pada dasarnya kami tidak ada kekhawatiran, karena kami yakin pada kemampuan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas keamanan," ucap dia.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini