Giant Gulung Tikar, BEI Minta HERO Review Kegiatan Operasinya

"Manajemen sudah sepatutnya melakukan review terhadap kegiatan operasinya,"

Suara.Com
Iwan Supriyatna | Muslimin Trisyuliono
Giant Gulung Tikar, BEI Minta HERO Review Kegiatan Operasinya
Warga memasuki gerai Hero yang masih buka di kawasan Gondangdia, Jakarta, Senin (14/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna mengaku sudah mendapatkan jawaban terkait tutupnya enam gerai supermarket Giant di Jabodetabek yang diberikan PT Hero Supermarket Tbk (HERO).

Nyoman menilai, manajemen HERO perlu melakukan peninjauan terkait kinerja kegiatan operasi di setiap gerai. Tugas tersebut sudah menjadi kewajiban pihak pengelola.

"Manajemen sudah sepatutnya melakukan review terhadap kegiatan operasinya sehingga dapat diputuskan yang mana yang bisa dilanjutkan kegiatannya dan yang akan dihentikan," ujar Nyoman di Gedung BEI, Senin (1/7/2019).

Nyoman menuturkan, BEI akan melihat kinerja HERO untuk memperbaiki performanya.

"Kita liat beberapa gerai jika memang tidak menguntungkan, profitable maka kewajiban mereka lakukan review," tambahnya.

Sebelumnya, Nyoman memberikan tanggapan penutupan gerai Giant oleh HERO yang bukan kali ini saja terjadi. Ia menyambungkan HERO pernah melakukan hal yang sama, dan BEI langsung menanyakan ke pihak manajemen.

Jawabannya, lanjut Nyoman, manajemen HERO sebut penutupan tersebut sebagai strategi bisnis perseroan.

Nantinya gerai Giant yang akan ditutup pada akhir Juli 2019 antara lain Giant Express Mampang, Giant Express Cinere Mall, Giant Express Pondok Timur, Giant Extra Jatimakmur, Giant Mitra 10 Cibubur, dan Giant Extra Wisma Asri.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini