IHSG Diprediksi Masih Akan Bergerak di Zona Merah

"Kesempatan untuk akumulasi saham big cap dan lapis dua pilihan dengan skenario kontinuasi kenaikan berikutnya,"

Suara.Com
Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
IHSG Diprediksi Masih Akan Bergerak di Zona Merah
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (9/3).

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masuk dalam fase konsolidasi setelah penutupan kemarin terkoreksi 0,35 persen di level 6.362.

Analis KGI Sekuritas, Yuganur Wijanarko melihat secara teknikal jika IHSG berhasil melewati resistance di atas level psikologis 6.400 dan menjadikan level tersebut sebagai support baru, maka momentum trend jangka pendek jadi lebih kuat.

"Rekomen mengunakan koreksi dan konsolidasi minor sebagai kesempatan untuk akumulasi saham big cap dan lapis dua pilihan dengan skenario kontinuasi kenaikan berikutnya," kata Yuganur dalam riset hariannya, Kamis (4/7/2019).

Sementara, Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama mencermati IHSG masih alami koreksi.

Secara teknikal, Nafan melihat, MACD sudah berada di area positif. Meskipun demikian, terlihat bahwa Stochastic sudah membentuk pola dead cross di overbought.

Di sisi lain, terlihat pola downward bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.

"Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.336 hingga 6.310. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range level 6.387 hingga 6.411," imbuh Nafan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini