Tingkatkan Produktivitas Tani di DIY, Kementan Beri Bantuan Alsintan

Alsintan dapat menghemat waktu hingga 40 persen dibandingkan dengan penggunaan alat-alat tradisional.

Suara.Com
Fabiola Febrinastri
Tingkatkan Produktivitas Tani di DIY, Kementan Beri Bantuan Alsintan
Menteri Pertanian Amran Sulaiman. (Dok : Kementerian Pertanian).

Suara.com - Untuk meningkatkan produktivitas pertanian di  Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan puluhan unit alat mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani di Kabupaten Gunung Kidul. Adapun bantuan yang diberikan berupa mesin penggiling padi 15 unit, mesin perontok jagung 20 unit, pompa air 12 unit, power treser serba guna 5 unit dan traktor tangan sebanyak 23 unit.

"Kami berharap, bantuan ini dapat membantu petani dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian di Gunung Kidul," kata Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy,  Jakarta, Jumat (5/7/2019).

Menurutnya, bantuan alsintan ini bertujuan untuk memudahkan petani, yakni menghemat waktu petani dalam hal pengolahan dan pemeliharaan. Sebagai contoh, penggunaan traktor tangan dapat menyingkat waktu pengolahan.

"Hal yang sama juga terlihat dari fungsi alat pertanian lain, seperti mesin tleser, perontok jagung. Intinya, alsintan ini dapat menghemat waktu hingga 40 persen dibandingkan dengan penggunaan alat-alat tradisional," ujarnya.

Namun demikian, Sarwo Edhy mendorong petani melakukan inovasi di bidang pertanian, yang saat ini sangat dibutuhkan sebagai upaya mewujudkan target swasembada pangan

"Kami tidak hanya memberikan bantuan alsintan, tapi juga bantuan benih. Selain itu, bantuan rehabilitasi saluran irigasi juga ada, bila diperlukan," kata Sarwo Edhy.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunung Kidul, Bambang Wisnu Broto berharap, bantuan dijaga dan dirawat para petani.

"Jangan hanya asal pakai, tapi juga dijaga sehingga memberikan manfaat yang positif," katanya.

Ia menyatakan optimisitis, produksi padi di Gunung Kidul akan meningkat. Pihaknya kini tinggal memberikan pelatihan-pelatihan kepada petani agar dapat menggunakan alsintan dengan baik dan benar.

"Nanti akan kita berikan pelatihan-pelatihan tentang alsintan. Selain itu, juga akan diberikan pelatihan soal perawatannya," pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini