Produk Bumbu Makanan Asal Indonesia Ini Tembus 3 Benua

"Untuk volume ekspor per tahun pertumbuhannya mencapai double digit,"

Suara.Com
Iwan Supriyatna
Produk Bumbu Makanan Asal Indonesia Ini Tembus 3 Benua
Ilustrasi penyedap masakan. (Shutterstock)

Suara.com - PT Sasa inti, merupakan perusahaan yang bergerak di bidang bumbu makanan telah menjangkau setiap sudut wilayah di Indonesia. Sehingga, berbagai lini produk Sasa pun dapat mudah ditemukan baik di pasar tradisional maupun di pasar modern seperti di hypermarket, supermarket dan minimarket.

Selain itu, Sasa juga telah merambah pasar internasional dengan dilakukannya kegiatan ekspor ke pasar Asia, Australia, Afrika dan kebeberapa negara lainnya yang memiliki prospek baik untuk dipasarkan.

"Untuk volume ekspor per tahun pertumbuhannya mencapai double digit," kata Albert Dinata selaku Head of Marketing PT Sasa Inti.

Albert menuturkan, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan pengembangan usaha di tiga benua tersebut.

"Kami focus membesarkan negara-negara di ketiga benua tersebut. Kami belum bisa memberikan angka kapasitas produksi untuk ekspor, tetapi pasar ekspor melebihi target kami," tutur Albert.

Menurut Albert, pangsa pasar terbesar Sasa masih berada di pasar domestik. Pihaknya optimis, besarnya pangsa pasar domestik bisa didapatkan dari pangsa pasar ekspor.

"Saat ini pasar terbesar masih domestik karena kami baru mulai menggarap pasar ekspor beberapa tahun belakangan," ucapnya.

Sejumlah penghargaan juga telah didapatkan produsen bumbu makanan ini seperti Superbrands 2019 di mana Sasa mendapatkan peghargaan Superbrands untuk tiga kategori yaitu kategori Chili Sauce, Seasoned Flour dan Seasoning Powder.

Albert menuturkan, penghargaan ini, merupakan sebuah pencapaian untuk Sasa di pertengahan tahun 2019 dan merupakan sebuah refleksi terhadap respon positif masyarakat luas.

"Ini merupakan pencapaian penting buat kami, dan kami percaya bahwa apresiasi besar ini akan menjadi acuan kami untuk terus berinovasi dan menghasilkan produk-produk yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat," pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini