Presiden Jokowi Ingin Danau Toba Jadi Kawasan Wisata Berkelas

"Ini membutuhkan investasi besar, membutuhkan anggaran dari APBN juga besar,"

Suara.Com
Iwan Supriyatna
Presiden Jokowi Ingin Danau Toba Jadi Kawasan Wisata Berkelas
Pemandangan Danau Toba dari Bukit Pangururan. (Suara.com/Silfa Humairah)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan Danau Toba menjadi kawasan wisata berkelas melalui sejumlah perbaikan dan pengembangan terintegrasi.

"Ini membutuhkan investasi besar, membutuhkan anggaran dari APBN juga besar sehingga kombinasi APBN dan investasi itulah yang saya kira bisa menggerakan, benar-benar bisa terintegrasi, Danau Toba sebagai sebuah destinasi wisata yang betul-betul memiliki kelas," kata Presiden Jokowi.

Menurut Presiden Jokowi, ada 28 destinasi wisata yang bisa dikembangkan, baik yang memiliki sejarah, budaya, hingga pemandangan alam, di kawasan Danau Toba.

Sebagai sebuah kawasan wisata terintegrasi, aspek pengembangan sumber daya manusia (SDM), hingga membangun brand kawasan tersebut akan jadi fokus pemerintah.

Termasuk membuat diferensiasi dengan kawasan wisata lainnya di Indonesia, seperti Bali dan Mandalika.

"Yang namanya terintegrasi itu semuanya, produknya, SDM-nya, kemasannya, membangun brand-nya, diferensiasinya apa dengan Bali, dengan Mandalika. Mesti harus seperti itu, harus ada diferensiasinya sehingga kalau datang ke Indonesia, ke Toba, oh masih kurang ke Bali, oh masih kurang ke Mandalika, karena ini memang beda-beda, membikin seperti itu," sebut Presiden Jokowi.

Dalam rencana pengembangan Danau Toba ke depan, Presiden menegaskan potensi wisata tidak hanya menjadi satu-satunya sorotan pemerintah. Isu lingkungan merupakan isu penting yang juga harus diperhatikan. (Antara)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini