Optimalkan Bantuan Alsintan, Petani Cilacap Dapat Pelatihan

Kegiatan tersebut diikuti 30 peserta dari perwakilan kelompok tani.

Suara.Com
Fabiola Febrinastri
Optimalkan Bantuan Alsintan, Petani Cilacap Dapat Pelatihan
Distanbun Jateng melatih penggunaan alsintan bagi petani di Cilacap, Jateng. (Dok : Kementan)

Suara.com - Untuk mengoptimalkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan), Kementerian Pertanian (Kementan) menyelenggarakan pelatihan perawatan dan pengoperasian, terutama mesin traktor roda empat, bagi para petani di Cilacap, Jawa Tengah.

Bimbingan teknis (bimtek) terkait hal ini diselenggarakan Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Jateng, yang dipusatkan di Desa Doplang, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap.

Kegiatan tersebut diikuti 30 peserta dari perwakilan kelompok tani (poktan) tiga kecamatan, yaitu Adipala, Maos dan Kroya, Kabupaten Cilacap.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Kementan, Sarwo Edhy
menilai, pelatihan dan sosialisasi penggunaan alsintan sangat penting dan  positif untuk mendorong petani, agar bisa memanfaatkan alat dengan optimal.

"Pelatihan atau sosialisasi alsintan penting untuk meningkatan pengetahuan petani. Mereka diharapkan menjadi lebih terbiasa dengan teknologi, sehingga pemanfaatan alat tersebut menjadi maksimal," ujarnya, Jakarta, Rabu (7/8/2019).

Belakangan ini, Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) di beberapa daerah rutin memberikan sosialisasi tentang pentingnya memanfaatkan alsintan kepada anggota poktan maupun gabungan kelompok tani (gapoktan).

"Perkembangan teknologi mekanisasi pertanian sudah sangat pesat, sehingga mau tidak mau, gapoktan melalui UPJA harus dapat memenuhi kebutuhan petani melalui pelayanan alsintan," ujarnya.

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian dan Perkebunan Jateng, Tri Susilarjo mengatakan, agar alsintan bermanfaat optimal, Distanbun dan perusahaan penyedia alsintan "Yanmar", menggelar pelatihan pengoperasian dan perawatan traktor roda empat

Dalam bimtek ini, petani mendapatkan pelatihan pengenalan fitur dan komponen traktor roda empat, yang dilanjutkan dengan praktik langsung di lapangan.

"Materi meliputi perawatan dan penggunaan alat, dengan materi dan praktik yang bisa diaplikasikan di lapangan," kata Tri.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Supriyanto minta petani merawat alsintan dengan baik. Ia berharap, pembekalan ini mampu membuat petani mengoperasikan mesin traktor roda empat di lapangan dengan baik dan aman.

"Setelah bimtek, petani diharapkan bisa memanfaatkan traktor roda empat untuk mengolah lahan secara efektif. Petani juga dapat memanfaatkan alsintan dengan baik dan merawatnya dengan baik," katanya.

Sementara itu, salah satu peserta dari Ketua Gapoktan Ngudi Rahayu, Desa Doplang, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Puryanto mengakui, bimtek ini sangat bermanfaat bagi petani yang akan mengoperasionalkan traktor roda empat.

Distanbun Jateng melatih penggunaan alsintan bagi petani di Cilacap, Jateng. (Dok : Kementan)
Distanbun Jateng melatih penggunaan alsintan bagi petani di Cilacap, Jateng. (Dok : Kementan)

"Pada musim tanam yang akan datang, ilmu pelatihan akan segera kami praktikan dan alat tersebut akan segera kami manfaatkan dengan baik. Selain itu, kami juga perlu memperhatikan perawatan yang harus dilakukan, agar traktor berumur panjang," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini