Soal Kompensasi Blackout, PLN: Bukan Gaji yang Dipotong, Tapi Bonus Pegawai

Direktur Pengadaan Strategis 2 PLN Djoko Raharjo Abumanan menjelaskan, bonus tersebut diberikan atas dasar kinerja dari pegawai

Suara.Com
Bangun Santoso | Achmad Fauzi
Soal Kompensasi Blackout, PLN: Bukan Gaji yang Dipotong, Tapi Bonus Pegawai
Ilustrasi pemadaman listrik atau blackout. (Foto: AFP)

Suara.com - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN buka suara terkait rencana pemotongan gaji pegawai untuk kompensasi pelanggan. Pihak PLN menyatakan, bahwa yang dipotong bukan gaji karyawannya, melainkan bonus pegawai.

Direktur Pengadaan Strategis 2 PLN Djoko Raharjo Abumanan menjelaskan, bonus tersebut diberikan atas dasar kinerja dari pegawai. Jika pegawai tak mencapai target yang ditetapkan, maka besaran bonusnya akan dipangkas.

"Mohon maaf saya meluruskan, PLN itu ada bonus setiap pegawai terhadap kinerjanya. Kalau kinerja penjualan tidak tercapai termasuk saya, itu akan terdampak bonusnya. Dan hitunganya 6 bulan, bukan dipotong, pencapaian indeks terkoreksi," kata Djoko, di Kantor Ombudsman, Jakarta, Kamis (8/8/2019).

Menurut Djoko, bonus ini juga bukan merupakan bagian dari gaji. Bonus diterima bagi pegawainya yang mencapai target yang telah ditetapkan perusahaan.

"Mohon maaf, PLN menganut azas kesetaraan kalau rajin dia prestasi, performance individu dan organisasi itu sangat berpengaruh terhadap pendapatan. Ini supaya jelas tidak ada potong memotong, karena gaji PLN ada person akan berjalan sesuai dengan dia lama kerja, setiap 6 bulan dihitung indeks prestasinya, prestasinya akan terkoreksi," ucap dia.

Sebelumnya, Djoko memastikan biaya untuk kompensasi atau ganti rugi akibat insiden mati listrik atau blackout tidak akan membebani APBN. Pasalnya, biaya kompensasi senilai Rp 800 miliar lebih itu bakal ditutup dengan mekanisme potong gaji karyawan.

Ia sendiri mengatakan PT PLN tidak berani mengambil dana APBN sebagai biaya ganti rugi terhadap konsumen lantaran bukan peruntukkannya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini