Panggil Ezra, Egy dan Saddil, PSSI Mengaku Sudah Kirim Surat

Sebelumnya salah satu pemain mengaku belum mendapat surat panggilan dari PSSI.

Suara.Com
Syaiful Rachman | Adie Prasetyo Nugraha
Pemain andalan Timnas Indonesia U-19, Egy Maulana Vikri (kanan) menggiring bola yang dihadang pemain Timnas Uni Emirat Arab U-19, Omar Ahmad Saleh (kiri) dalam laga penyisihan Grup A Piala Asia U-19 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (24/10/2018). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]
Pemain andalan Timnas Indonesia U-19, Egy Maulana Vikri (kanan) menggiring bola yang dihadang pemain Timnas Uni Emirat Arab U-19, Omar Ahmad Saleh (kiri) dalam laga penyisihan Grup A Piala Asia U-19 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (24/10/2018). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]

Suara.com - Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria menyebutkan pihaknya telah mengirimkan surat pemanggilan kepada pemain yang berakrier di luar negeri, untuk mengikuti pemusatan latihan timnas Indonesia U-22.

Klub yang dimaksud adalah Lechia Gdansk yang menaungi Egy Maulana Vikri, RKC Waalwijk yang diperkuat Ezra Walian, dan Pahang FA yang baru saja memboyong Saddil Ramdani.

Tisha menjelaskan mekanisme pemanggilan pemain untuk memperkuat tim nasional. Menurutnya, klub yang bersangkutan biasanya tidak membalas surat pemanggilan jika mengizinkan pemainnya keluar untuk memperkuat tim nasional.

"Kalau tidak diizinkan mereka balas, kalau diizinkan mereka tidak balas. Tapi, mereka langsung komunikasi. Mereka itu biasanya gitu, baik klub Indonesia maupun klub luar negeri ya," kata Tisha di Hotel Mulia, Senayan, Kamis (10/1/2019).

"Apabila tidak diizinkan mereka akan akan balas. Kita komunikasi kok dengan mereka," tambah lulusan akademi FIFA itu.

Pemain timnas Indonesia Ezra Walian menggiring bola saat menghadapi Singapura di laga uji coba yang berlangsung di Stadion Nasional, Singapura, Rabu (21/3/2018) [Dok. PSSI]
Pemain timnas Indonesia Ezra Walian menggiring bola saat menghadapi Singapura di laga uji coba yang berlangsung di Stadion Nasional, Singapura, Rabu (21/3/2018) [Dok. PSSI]

Hingga saat ini, PSSI pun belum menerima surat balasan dari klub-klub yang bersangkutan. Dengan demikian Tisha menyimpulkan jika Egy, Saddil, dan juga Ezra diizinkan ikut dalam pemusatan latihan timnas Indonesia U-22.

Hanya saja ketiga pemain tersebut tengah menjalani latihan pra musim bersama klub masing-masing.

"Ya karena diizinkan. Dan kita sudah komunikasi mengenai tanggal waktunya saja kapan pasnya kita ke sana. Tapi, di sana kan periodenya training juga, sedangkan di sini periodenya training juga kan sama baik bagi pemain," jelasnya.

"Jadi sekarang ya posisinya mereka biarkan training di sana, tapi kan kita harus mantau kualitasnya juga kan kaya apa training di sana. Dan di sini itu saya tanya coach Indra perlunya itu pemain kapan? Nah itu yang nanti kita negosiasikan sama mereka (klub)," pungkasnya.

Pesepak Bola Indonesia Saddil Ramdani (kanan) terjatuh saat berusaha melewati hadangan pesepak bola Taiwan dalam laga Grup A Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (18/10/2018). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Pesepak Bola Indonesia Saddil Ramdani (kanan) terjatuh saat berusaha melewati hadangan pesepak bola Taiwan dalam laga Grup A Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (18/10/2018). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Sebelumnya, Manajer Ezra Walian, Wide Putra mengatakan Ezra belum menerima surat panggilan. Hal itu yang menyulitkan mantan jebolan akademi Ajax Amsterdam itu untuk pulang ke Indonesia memenuhi panggilan timnas.

Sebagaimana diketahui, Di tahun 2019 timnas Indonesia U-22 akan menjalani tiga agenda. Agenda pertama Timnas Indonesia U-22 adalah Piala AFF U-22 yang akan digelar di Kamboja pada bulan Februari.

Lalu, Timnas Indonesia U-22 akan mengikuti Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 di Vietnam pada Maret 2019. Kemudian, SEA Games 2019 di Filipina yang akan digelar pada November mendatang.

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini