Sabtu, 16 Februari 2019

Batal Main di GBLA, Persib akan Hadapi Persiwa di Jalak Harupat

PSSI telah mengeluarkan jadwal baru Persib vs Persiwa di leg kedua babak 32 besar Piala Indonesia

Suara.Com
Reky Kalumata
Batal Main di GBLA, Persib akan Hadapi Persiwa di Jalak Harupat
Pemain Persib usai melakoni latihan perdana di lapangan Arcamanik, Bandung, Jawa Barat, Senin (14/1/2019). [Suara.com/Aminuddin]

Suara.com - Jadwal baru laga leg kedua babak 32 besar Piala Indonesia antara Persib Bandung kontra Persiwa Wamena sudah ditetapkan PSSI. Kini Persib akan bermain menghadapi Persiwa di Stadion Si Jalak Harupat pada pekan depan .

Duel antara Persib dan Persiwa seharusnya digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api ( GBLA ), Senin (4/2/2019). Namun laga tersebut dibatalkan karena Stadion GBLA dinilai tidak layak digunakan untuk pertandingan.

Kini PSSI telah mengeluarkan jadwal ulang untuk laga Persib vs Persiwa. Surat tersebut diterima manajemen Persib sekitar pukul 16.30 WIB oleh manajemen dan PSSI menetapkan tanggal pertandingan yakni tanggal 11 Februari 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, pukul 15.00 WIB.

Media Officer Persib Bandung, Irfan Suryadireja mengatakan keputusan jadwal baru tersebut dikirim kepada manajemen Persib melalui surat PSSI bernomor 419/AGB/52/II-2019 tentang Penetapan Jadwal Pertandingan Piala Indonesia Babak 32 Besar LEG 2 antara Persib Bandung melawan Persiwa Wamena, tertanggal 4 Februari 2019, diteken oleh Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha.

Irfan menyebutkan akan menjalankan sesuai dengan regulasi yang ada dan mengurusi terkait perizinan.

"Nah tinggal nanti kita menunggu kepastian resmi, nah ternyata jadi minggu depan hari Senin jadwal dari PSSI. Pada prinsipnya dari pihak Polrestabes dan Jalak Harupat sangat mendukung. Jadi tinggal melampirkan surat dari PSSI aja," kata Irfan.

Irfan mengatakam Stadion Si Jalak Harupat saat ini kondisinya sudah sangat layak setelah sebelumnya digunakan sebagai arena Asian Games 2018. "Ya mudah-mudahan semua berjalan aman lancar dan tidak ada kendala, kan itu yang terpenting," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa persib saat ini tidak melanggar regulasi dan tuduhan pelanggaran itu hanya jika dilihat dari satu sisi pasal regulasi, padahal ada pasal lain yang mengatur untuk situasi seperti ini.

"Ini kan situasinya karena force majure, surat dari Dispora itu sudah mengizinkan stadion itu dipakai, sudah ada itu, tapi H-3 ada pencabutan, karena ada tanah amblas, ada retak-retak stadion," katanya. (Antara)

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini