Dituduh Sengaja Dapatkan Kartu Kuning, Ini Komentar Sergio Ramos

Sergio Ramos mendapatkan kartu kuning saat menghadapi Ajax Amsterdam

Suara.Com
Reky Kalumata
Dituduh Sengaja Dapatkan Kartu Kuning, Ini Komentar Sergio Ramos
Para pemain Real Madrid merayakan gol kedua mereka selama pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Ajax Amsterdam melawan Real Madrid di Johan Cruijff Arena, Amsterdam, Belanda, Kamis (14/2) dini hari WIB. [EMMANUEL DUNAND / AFP]

Suara.com - Kapten Real Madrid , Sergio Ramos sedang mendapatkan sorotan menyusul kartu kuning yang didapatnya saat mengalahkan Ajax Amsterdam. Ada kecurigaan bahwa Ramos sengaja melakukan pelanggaran guna mendapatkan kartu kuning.

Ramos mendapatkan kartu kuning di menit 89 setelah Madrid menang 2-1 atas Ajax di Amsterdam, Kamis (14/2/2019) dini hari WIB. Bek Madrid ini mendapat kartu kuning oleh wasit karena melakukan pelanggaran kepada Kasper Dolberg.

Kartu kuning itu membuat Ramos dipastikan absen di leg kedua di Bernabeu pada 6 Maret nanti. Pasalnya, Ramos telah mendapat tiga kartu kuning namun jika Madrid lolos ke delapan besar dia dalam kondisi bersih tanpa kartu.

Usai pertandingan, Ramos mengakui dia sengaja melakukannya. "Melihat hasilnya, saya akan berbohong jika saya mengatakan saya tidak memaksakan [mendapat kartu]."

"Ini bukan untuk meremehkan lawan atau untuk berpikir bahwa pertandingan sudah berakhir, tetapi dalam sepak bola Anda harus membuat keputusan yang sulit," ujarnya.

Sementara UEFA dikabarkan akan menyelidiki tindakan tidak sportif Ramos tersebut. Ramos pun segera membantah bahwa dia sengaja mendapatkan kartu kuning lewat akun twitternya.

"Saya ingin menjelaskan tuduhan itu lebih menyakitkan dari apapun, saya tak sengaja mendapat kartu, begitu juga saya tidak melakukannya saat melawan Roma di pertandingan Liga Champions sebelumnya," cuit Ramos.

"Saya akan mendukung dari tribun sebagai suporter dengan harapan tim bisa melaju ke perempatfinal," lanjut bek real Madrid ini. (Scoresway)

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini