PSG Tersingkir dari Liga Champions, Posisi Tuchel Masih Aman

Paris Saint Germain disingkirkan Manchester United di Liga Champions setelah kalah agresivitas gol tandang dalam agregat 3-3.

Suara.Com
Reky Kalumata
PSG Tersingkir dari Liga Champions, Posisi Tuchel Masih Aman
Pelatih Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel [Adrian DENNIS / AFP]

Suara.com - Presiden Paris Saint Germain Nasser Al-Khelaifi tetap memberikan dukungannya kepada Thomas Tuchel. Al-Khelaifi masih tetap percaya kepada pelatihnya ini meski PSG harus tersingkir dari Liga Champions.

Klub raksasa Ligue 1 ini harus terhenti di babak 16 besar Liga Champions untuk ketiga kalinya berturut-turut. Kekalahan 1-3 dari Manchester United membuat PSG tersingkir karena kalah agresivitas gol tandang dalam agregat 3-3.

Bisa sukses di Liga Champions telah menjadi target yang cukup lama bagi PSG. Kekalahan tersebut membuat posisi Thuchel mendapatkan tekanan meski PSG memimpin 17 poin di Ligue 1

Namun, Al-Khelaifi menegaskan bahwa saat ini bukan saatnya untuk membuat keputusan yang terburu-buru. "Saya percaya pada pelatih," kata presiden PSG kepada L'Equipe.

"Kami akan melihat keputusannya jika dia ingin berubah atau jika dia tidak berubah, tetapi itu bukan karena kami kalah dalam pertandingan yang kami lakukan sekarang," lanjut Al-Khelaifi

Penyerang Manchester United, Marcus Rashfrord (kanan) bercengkerama dengan wonderkid Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe seusai laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2018/2019 di Parc des Princes, Kamis (7/3/2019) dini hari WIB. [FRANCK FIFE / AFP]
Penyerang Manchester United, Marcus Rashfrord (kanan) bercengkerama dengan wonderkid Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe seusai laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2018/2019 di Parc des Princes, Kamis (7/3/2019) dini hari WIB. [FRANCK FIFE / AFP]

"Kami harus membuat keputusan dengan kepala dingin, tetapi ini bukan saatnya. Kami ingin tenang. Kami ingin melihat apa yang diinginkan pelatih juga. Ini sangat penting."

PSG harus tersingkir setelah Marcus Rashford mencetak gol dari titik penalti pada menit ke-94. Namun Al-Khelaifi merasakan gol pembuka Romelu Lukaku saat laga baru berjalan dua menit telah mempengaruhi pemain PSG.

"Semua orang datang ke lapangan untuk membuat hasil yang baik. Kemudian Manchester United mencetak gol setelah dua menit. Keraguan telah memasuki kepala para pemain. Saya merasakannya. Tapi ada banyak hal untuk dianalisis," pungkas Al-Khelaifi. (Scoresway)

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini