Anies Baswedan Belum Tentukan Nama untuk Stadion Baru Persija Jakarta

Stadion tersebut saat ini masih diberi nama Jakarta International Soccer Stadium atau Stadion BMW.

Suara.Com
Rully Fauzi | Stephanus Aranditio
Anies Baswedan Belum Tentukan Nama untuk Stadion Baru Persija Jakarta
Layout Jakarta International Soccer Stadium alias Stadion BMW. [Instagram @bmw_stadium]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengaku belum menentukan nama stadion baru yang baru dimulai pembangunannya di Taman BMW, Sunter, Jakarta Utara. Nama pahlawan nasional, MH Thamrin jadi salah satu rekomendasi.

Anies mengatakan saat ini selama proses pembangunan, stadion yang akan jadi kandang klub Persija Jakarta itu masih diberi nama Jakarta International Soccer Stadium. Publik sendiri lebih mengenal stadion ini dengan Stadion BMW

"Jakarta hari-hari ini tidak ada stadion tingkat global, stadion sepakbola yang punya asosiasi dengan nama Jakarta. Karena itu, kita mulai dulu dengan Jakarta International Soccer Stadium," tutur  Anies di Kantor BPK RI Perwakilan DKI, Jakarta Selatan.

Anies mengaku mendapatkan banyak usulan nama untuk stadion tersebut, salah satunya nama pahlawan nasional MH Thamrin, yang juga sosok yang mengupayakan stadion pertama untuk Persija di zaman dulu. 

"Ada banyak usulan, nanti lah. Sekarang namanya tetap Jakarta International Soccer Stadium. Mengapa? Karena ini positioning kita di dalam stadion sepakbola dunia, sehingga stadionnya ini punya asosiasi pada Jakarta, kami sedang memunculkan ke sana," terang mantan Mendikbud itu.

Untuk diketahui, Jakarta International Soccer Stadium yang berlokasi Sunter, Jakarta Utara didukung oleh beberapa akses yang dekat dengan moda transportasi umum, seperti Commuterline, Transjakarta, LRT dan MRT.

Tak hanya itu, lokasi pembangunan juga dilalui jalan tol inner dan outter ring road sehingga menambah nilai strategis kawasan. Stadion tersebut dirancang dengan luas sekitar 221.000 m2, serta memiliki kapasitas 82.000 penonton.

Untuk pembangunan stadion tersebut, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan anggaran mencapai Rp 4,5 triliun, untuk jangka waktu lebih dalam dari tiga tahun. Pada 2019, PT Jakpro telah mendapatkan suntikan dana Rp 900 miliar untuk memulai pembangunan.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini