Hadapi Arema FC di Final, Penggawa Persebaya Diminta Bermain Lepas

Leg pertama final Piala Presiden 2019 akan digelar di Surabaya.

Suara.Com
Syaiful Rachman
Hadapi Arema FC di Final, Penggawa Persebaya Diminta Bermain Lepas
Pelatih Persebaya Surabaya Djajang Nurdjaman memberikan arahan kepada pemain dan staf pelatih usai sesi latihan, Kamis (6/9/2018) [Suara.com/ Dimas Angga]

Suara.com - Tim pelatih Persebaya menginstruksikan para penggawa Bajol Ijo-- julukan Persebaya-- untuk bermain sesuai gaya dan ciri khas masing-masing saat menghadapi Arema FC pada pertandingan leg pertama final Piala Presiden 2019 yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Selasa, 9 April 2019.

"Saya sering menyampaikan, harus bermain gaya Persebaya sendiri, yaitu 'ngosek' (lincah) dan 'ngeyel' (ngotot)," ujar asisten pelatih Persebaya Bejo Sugiantoro dalam konferensi pers jelang laga final Piala Presiden 2019 di Surabaya, Senin (8/4/2019).

Bermain di hadapan pendukungnya, bonek mania, legenda hidup Persebaya itu meminta anak asuhnya bermain lepas dan memanfaatkan status tuan rumah sehingga pada putaran kedua tidak semakin terbebani.

Bejo, sapaan akrabnya, optimistis pemainnya akan menampilkan permainan terbaiknya di lapangan, terlebih laga ini merupakan final dan gelar juara sudah di depan mata.

Pemain Persebaya, kata dia, saat ini juga memiliki motivasi berlipat karena berhasil mengalahkan tim bertabur bintang Madura United di partai kandang maupun tandang.

Pelatih baru Persebaya Surabaya Djajang Nurjaman (tengah) memimpin latihan anak didiknya di Lapangan Persebaya, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (5/9). Djajang Nurjaman dikontrak Persebaya Surabaya selama sisa musim Liga 1 Indonesia. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Pelatih baru Persebaya Surabaya Djajang Nurjaman (tengah) memimpin latihan anak didiknya di Lapangan Persebaya, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (5/9). Djajang Nurjaman dikontrak Persebaya Surabaya selama sisa musim Liga 1 Indonesia. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Kendati demikian, ia meminta pemainnya tak terlena dan fokus menghadapi Arema FC yang dihuni pemain-pemain berkualitas, bahkan beberapa di antaranya merupakan langganan tim nasional Indonesia.

"Tentu kami menghormati Arema FC. Laga besok akan menjadi pertandingan menarik bagi bonek, bonita dan penggemar sepak bola di Indonesia," katanya seperti dimuat Antara.

Sementara itu, pemain Persebaya Misbakus Solikin mengaku antusias menunggu laga final dan berharap timnya diberi kemenangan di putaran pertama.

"Kami mengerahkan kekuatan 100 persen saat melawan Madura United di semifinal. Di final kami komitmen mengeluarkan kekuatan berlipat-lipat dan mengantarkan kemenangan bagi Persebaya," kata kapten kedua Persebaya itu.

Persebaya lolos ke partai puncak usai mengandaskan Madura United di dua leg semifinal, masing-masing dengan skor 1-0 saat bermain di Surabaya dan menang 3-2 di kandang Madura.

Sedangkan, Arema FC lolos ke babak final dan meladeni Persebaya usai menang di dua pertandingan semifinal lawan Kalteng Putra masing-masing dengan skor sama, 3-0.

Final putaran kedua akan digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat, 12 April 2019, sekaligus upacara penyerahan piala kepada tim pemenang.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini