Pertemukan Persija - Semen Padang di Laga Pembuka Liga 1, Ini Alasan PT LIB

Persija merupakan juara Liga 1 2018, sementara Semen Padang merupakan tim promosi dari Liga 2.

Suara.Com
Syaiful Rachman | Adie Prasetyo Nugraha
Pertemukan Persija - Semen Padang di Laga Pembuka Liga 1, Ini Alasan PT LIB
Pemain Persija Jakarta berselebrasi usai keluar sebagai juara Liga 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (9/12). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) buka suara terkait laga perdana Liga 1 2019 yang akan mempertemukan juara bertahan Persija Jakarta dengan tim promosi, Semen Padang. Seperti diberitakan sebelumnya, Liga 1 2019 akan bergulir pada 8 Mei 2019.

Biasanya liga dimulai dengan pertandingan antara tim juara di musim sebelumnya melawan jawara turnamen pramusim Piala Presiden.

Seperti di musim 2018. Bhayangkara FC yang merupakan jawara Liga 1 2017 menghadapi Persija Jakarta yang merupakan kampiun Piala Presiden 2018 di laga perdana Liga 1 musim lalu.

"Kalau juara (Liga 1 2019) lawan pemenang Piala Presiden itu kan hanya kebiasaan, bukan sesuatu aturan. Sebenarnya proses keluar jadwal ini cukup panjang, prinsip dasarnya kami bikin breket yang seideal mungkin," kata Manajer Kompetisi PT LIB, Asep Saputra di Gedung Kemenpora, Rabu (10/4/2019).

"Saat ini, kami sedang menjadi sorotan dengan menyebut jadwal ideal. Kami mencoba mendekati jadwal ideal, tetapi ada variabel tertentu yang harus disesuaikan. Sebetulnya, kami hargai 18 klub peserta. Semua klub dalam posisi yang sama," tambahnya.

"Kami tidak pernah menyebut tim besar, tim kecil, dan lain-lain yang paling mungkin adalah kami lihat posisi tahun lalu, di posisi tadi ada penyesuaian ketika sudah implementasi, ketika jadwal sudah dimasukkan sesuai urutan, perhitungan kami tetap juara mendapat keuntungan untuk tampil di partai utama, lawannya adalah tim promosi," jelasnya.

Asep mengaku draf jadwal yang saat ini sudah dibagikan kepada 18 klub Liga 1 2019 sudah disusun sejak Januari lalu. Namun baru bisa dibagikan lantaran ada beberapa hal yang ditinjau ulang.

PT LIB juga masih menunggu masukan atau keluhan klub terkait draf jadwal yang telah disusun. PT LIB menunggu masukan klub hingga 19 April 2019.

"Kalau nantinya ada protes atau lain-lain silahkan masih ada review sampai tanggal 19 April. Ini sebenarnya final draf, ada review tapi lebih fokusnya kepada klub mempersiapkan," tegasnya.

"Klub kan selalu bertanya kapan jadwal, kapan kepastian, persiapannya kan tidak cuma teknis saja, ada izin, bagaimana komersial dan lain-lain," pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini