Manajer Madura United Tak Mau Paksakan Andik Turun Lawan Persebaya

Andik tidak bisa menahan tangis saat harus melawan Pesebaya di Piala Presiden

Suara.Com
Reky Kalumata | Adie Prasetyo Nugraha
Manajer Madura United Tak Mau Paksakan Andik Turun Lawan Persebaya
Pemain Persebaya Surabaya Irfan Jaya (kiri) mencoba melewati hadangan pesepak bola Madura United Andik Vermansyah (kanan) saat pertandingan semifinal Piala Presiden 2019 leg pertama di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (3/4/2019). ANTARA FOTO/Moch Asim

Suara.com - Manajer Madura United Haruna Soemitro mengaku enggan memaksakan pemainnnya Andik Vermansah turun melawan Persebaya Surabaya pada babak 8 besar Piala Indonesia 2018.

Sebagaimana diketahui, Andik merupakan seorang Bonek --julukan Persebaya--. Tentu berat bagi Andik jika harus melawan tim kesayangannya tersebut.

Itu terbukti saat di Piala Presiden 2019. Andik tidak bisa menahan tangis saat harus melawan Pesebaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Oleh karenanya, Haruna enggan memaksa Andik bermain pada pertandingan nanti. Baginya, pertandingan sepak bola juga berbicara masalah hati.

Namun, Haruna menyerahkan sepenuhnya kepada Pelatih Dejan Antonic. Andik harus profesional jika dimainkan melawan Persebaya.

"Saya pikir soal Andik itu kan hati. Semua terserah yang dijalankan sama kebutuhan pelatih. Kalau Itu kemudian menjadi susah bagi Andik, kenapa harus kita paksakan karena main bola kan pakai hati. Kita jangan paksa orang kalau hatinya terganggu," kata Haruna di Hotel Century, Senayan, Senin (15/4/2019).

Pertandingan babak 8 besar akan berlangsung pada 23 April hingga 3 Mei 2019. Namun, PSSI selaku operator belum menentukan jadwal pastinya.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini