Fakhri Husaini Tak Jamin Pemain Garuda Select Masuk Timnas Indonesia U-19

Si kembar Bagas dan Bagus adalah pemain yang berada di Garuda Select.

Suara.Com
Reky Kalumata | Adie Prasetyo Nugraha
Fakhri Husaini Tak Jamin Pemain Garuda Select Masuk Timnas Indonesia U-19
Fakhri Husaini setelah mendampingi Timnas Indonesia U-16 diterima oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (4/10/2018). [Suara.com / Dwi BOWO RAHARJO]

Suara.com - Pelatih timnas Indonesia U-19, Fakhri Husaini tidak menjamin para pemain yang saat ini tergabung dalam Garuda Select bisa masuk skuat asuhannya. Pasalnya, Fakhri ingin lebih dahulu melihat kemampuan para pemain Garuda Select yang saat ini sedang berlatih di Inggris.

Sebagaimana diketahui, Garuda Select dihuni oleh para pemain Elite Pro Academy Liga 1 U-16 2018 serta penggawa timnas Indonesia U-16 besutan Fakhri Husaini. Si kembar Bagas dan Bagus adalah pemain yang berada di Garuda Select.

Fakhri mengatalan sumber untuk pemain-pemain timnas Indonesia U-18 banyak tersebar di Indonesia. Oleh sebab itu, ia menegaskan tidak hanya mengandalankan para pemain yang ada di Garuda Select.

"Sumber pemain untuk Timnas Indonesia U-19 ini banyak, ya, jadi bukan hanya Garuda Select. Ada hasil talent scouting Liga 1 U-19 dan pemain pemain eks Timnas Indonesia U-16 yang kelahiran 2002. Saya memang masih bisa menggunakan pemain kelahiran 2001 tapi kalau ada pemain kelahiran 2002 dan mereka hebat, kenapa tidak?" kata Fakhri Husaini.

Pelatih Timnas Indonesia U-16 Fakhri Husaini (kiri) memeluk pesepak bola Indonesia Amiruddin Bagas Kaffa Arrizqi (kanan) dan David Maulana (tengah) usai pertandingan Final Piala AFF U-16 melawan Thailand di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (11/8). Indonesia menjadi juara Piala AFF U-16 usai menang atas Thailand melalui adu pinalti dengan skor 5-4 (1-1). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Pelatih Timnas Indonesia U-16 Fakhri Husaini (kiri) memeluk pesepak bola Indonesia Amiruddin Bagas Kaffa Arrizqi (kanan) dan David Maulana (tengah) usai pertandingan Final Piala AFF U-16 melawan Thailand di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (11/8). Indonesia menjadi juara Piala AFF U-16 usai menang atas Thailand melalui adu pinalti dengan skor 5-4 (1-1). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

"Sumber pemain lain masih ada dari PPLP (Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar), Liga 2 atau Liga 3 yang pemainnya kelahiran 2001-2002. Saya yakin juga ada pemain yang potensial dari situ," ia menambahkan.

"Lalu ada juga pemain potensial yang mungkin oleh orang tuanya dikirim berlatih ke luar negeri, ya. Kalau usianya memenuhi syarat, sampaikan ke kami, kami akan lakukan seleksi yang sama dengan pemain-pemain yang saat ini tengah ikut seleksi," ungkapnya.

Saat ini, Fakhri sudah mulai melakukan seleksi untuk mencari pemain-pemain besutannya. Seleksi tahap pertama ini diikuti oleh 43 pemain yang berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang.

Ke-43 pemain tersebut didapat dari Elite Pro Liga 1 U-19 2018 lalu. Untuk berikutnya, Fakhri berharap bisa melakukan seleksi di luar dari pemain yang berkompetisi di Liga 1 U-19.

"Kalau misal saya hanya mengakomodir Liga 1 U-19 saja tentu gak fair kan karena kompetisi ini tidak berada di seluruh provinsi Indonesia. Ada 34 provinsi saya yakin di usia 18 tahun ada pemain lain di luar klub Liga 1 U-19 yang potensial juga. Saya berharap ada seleksi juga untuk pemain diluar talent scouting (Liga 1) ini," pungkasnya.

Timnas Indonesia besutan Fakhri Husaini ini nantinya akan berlaga pada Piala AFF U-18 2019 pada 5-18 Agustus di Vietnam. Selain itu, Fakhri juga mempersiapkan tim untuk kualifikasi Piala Asia U-19 2020, September/Oktober mendatang.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini