Timnas Indonesia U-15 vs Korsel Imbang, Ini Komentar Bima Sakti

Indonesia imbang 1-1 melawan Korsel di ajang Boys Elite Football Tournament 2019

Suara.Com
Reky Kalumata
Timnas Indonesia U-15 vs Korsel Imbang, Ini Komentar Bima Sakti
Bima Sakti (Foto Antaranews)

Suara.com - Pelatih timnas Indonesia U-15, Bima Sakti, memuji perjuangan skuatnya setelah bermain imbang melawan Korea Selatan pada pertandingan ketiganya di Boys Elite Football Tournament 2019.

Timnas Indonesia U-15 harus puas meraih hasil imbang 1-1 saat menghadapi Korea Selatan di Stadion Mandala Thiri, Mandalay, Myanmar, Minggu (18/8/2019).

Setelah bermain tanpa gol di babak pertama, Indonesia sempat memimpin lebih dulu lewat gol Ahmad Athallah Araihan hasil tendangannya di menit ke-82.

 Para pemain tim nasional U-15 Indonesia merayakan gol ke gawang Vietnam di laga Grup A Piala AFF U-15 2019 di Thailand, Sabtu (27/7). Laga itu berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Indonesia. (ANTARA/HO/PSSI)
Para pemain tim nasional U-15 Indonesia merayakan gol ke gawang Vietnam di laga Grup A Piala AFF U-15 2019 di Thailand, Sabtu (27/7). Laga itu berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Indonesia. (ANTARA/HO/PSSI)

Namun, Korea Selatan mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat sundulan Seokhwan memanfaatkan sebuah sepak pojok di menit ke-89.

Hasil imbang 1-1 bertahan hingga laga usai. Dengan hasil tersebut, Timnas Indonesia U-15 tersebut mengantongi tujuh poin dari tiga laga.

Hasil itu menempatkan Indonesia ini di posisi runner up di turnamen ini. Sebelumnya Timnas Indonesia menang 2-0 atas tuan rumah Myanmar dan menang 1-0 atas Montenegro.

Pelatih Bima Sakti mengatakan bahwa pertandingan melawan Korsel merupakan pembelajaran yang sangat berharga bagi para pemainnya.

"Mereka telah memberikan kemampuan terbaiknya. Bermain tanpa kenal lelah dan telah menunjukkan diri bahwa siap melawan tim mana pun," kata Bima Sakti seperti dikutip dari laman resmi PSSI.

"Setiap pertandingan harus kita lihat sebagai sebuah proses pembelajaran. Tadi kita menghadapi lawan kuat dari Asia Timur. Ini pelajaran baru bagi kami. Dan karakter mereka ini kurang lebih sama dengan calon lawan kita, China, di Kualifikasi Piala Asia U-16. Selanjutnya akan kita analisis dan pelajari lagi," kata Bima.

"Berkat turnamen ini, setidaknya anak-anak kini memiliki kepercayaan diri. Mereka kita tahu mengenai level mereka ada di mana. Tapi kita tidak boleh berpuas diri dan harus terus memperbaiki diri dari kekurangan-kekurangan yang kita miliki," tambah Bima.

"Saat ini saya mulai melihat adanya sanjungan di media sosial. Tapi saya sampaikan kepada anak-anak untuk bisa mengontrol diri dan tidak terbuai oleh itu semua. Kita harus tetap fokus dan sama-sama menyiapkan diri untuk tantangan selanjutnya," pungkas Bima Sakti.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini