Misi Balas Dendam Angel Di Maria di Balik Laga PSG vs Real Madrid

Ini adalah kedua kalinya Di Maria saat berseragam PSG bersua dengan Real Madrid.

Suara.Com
Galih Priatmojo
Misi Balas Dendam Angel Di Maria di Balik Laga PSG vs Real Madrid
Winger Paris Saint-Germain, Angel Di Maria (AFP/FRANCK FIFE)

Suara.com - Laga perdana Grup A yang akan mempertemukan Paris Saint Germain kontra Real Madrid akan sarat emosi bagi sosok Angel Di Maria.

Tetapi bukan rasa kangen atau sungkan, justru momen pertemuan tersebut bakal jadi ajang balas dendam bagi Di Maria.

Ya, untuk diketahui, Di Maria dan Real Madrid mempunyai kisah kelam yang menyisakan luka. Seperti dikutip dari Marca, pemain Timnas Argentina itu sempat mengalami situasi yang tragis saat masih berseragam El Real.

Pemain yang pernah mempersembahkan trofi Si Kuping Besar bersama Los Blancos pada edisi 2014 lalu tiba-tiba saja dibuang ke Manchester United.

Kedatangan Gareth Bale dan James Rodriguez disebut dijadikan senjata bagi manajemen El Real untuk mengusir Di Maria secara halus dari Santiago Bernabeu kala itu.

Tak hanya itu, Real Madrid juga memainkan skenario saat Di Maria mengalami cedera otot pada perempat final Piala Dunia 2014 lalu. Saat itu, manajemen melayangkan surat untuk departemen medis Argentina agar tak memainkan Di Maria pada laga final apabila benar mengalami cedera.

Tetapi, Di Maria yang mengetahui surat tersebut meyakini bahwa ada misi terselubung di baliknya. Ia pun dengan emosional menyobek surat tersebut.

"Saya memahami bahwa ini adalah skenario yang dimainkan Real Madrid. Semua sudah mendengar bahwa mereka akan mendatangkan James Rodriguez setelah Piala Dunia dan saya tahu mereka akan menjual saya," ungkapnya.

"Mereka tak ingin pemainnya cedera sebelum dijual, sederhana. Itulah bisnis sepak bola yang biasanya tidak selalu dilihat banyak orang," lanjutnya.

"Saya saat itu meminta dokter untuk menyobek surat itu lalu membuangnya," bebernya.

Tak ingin tinggalkan Real Madrid

Di Maria sendiri dalam kesempatan lain mengaku sebetulnya tak ingin meninggalkan Santiago Bernabeu. Tapi apa daya, ia mengaku tak punya kuasa soal keputusan dari Real Madrid yang memang berniat menjualnya.

"Sebetulnya saya tak ingin pergi dari Real Madrid. Saya ingin tinggal di sana dan saya tidak terlalu banyak terlibat dalam proses kepindahan," katanya.

Meski begitu, Di Maria mengaku tak menyesali kepergiannya dari Real Madrid. Ia bahkan berambisi untuk memenangkan trofi Liga Champions bersama Paris Saint Germain.

"Saya merasakan tekanan dari keinginan klub ini untuk memenangkan Liga Champions dan kita sudah memulainya dengan baik," tukasnya kala itu.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini