Susun Biografi Uthe, Tamara Geraldine Butuh Waktu Sebulan

Ia membuatnya seperti kumpulan cerpen.

Suara.Com
Esti Utami | Ismail
Susun Biografi Uthe, Tamara Geraldine Butuh Waktu Sebulan
Tamara Geraldine di acara peluncuran biografi Ruth Sahanaya, Minggu (10/5). (suara.com/Ismail)

Suara.com - Tak mudah bagi seorang Tamara Geraldine untuk membuat sebuah buku biografi. Pasalnya spesilisasi ibu satu anak itu adalah menulis cerita pendek.

"Buku ini tingkat kesulitannya tinggi dilihat dari genrenya karena buku biografi. Buku biografi bukan spesialisasi saya," kata Tamara usai peluncuran buku "Ruth Tiga Kali Sepuluh (The Unheard Songs)" di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (10/5/2015).

Hal ini membuat perempuan kelahiran Jakarta 21 Mei 1974 itu, mengemas buku biografi dibuat seperti cerita cerpen.

"Saya punya kekuatan cerpen, jadi cerita hidup Ruth per-bab aku bikin kayak seperti cerpen," jelasnya.

Namun demikian perempuan yang juga pernah menulis buku tentang Yuni Shara berjudul "Yuni Shara, 35 Cangkir Kopi" itu, tetap mengedapankan kepentingan pembaca dan ilmu setelah membaca buku biografi Ruth Sahanaya.

"Ada investasi uang dan waktu bagi pembaca untuk memiliki buku ini. Ketika buku sudah dibaca semua capter berarti dia sudah baca biografi Ruth jadi sangat casual," lanjutnya.

Walau sulit dalam waktu kurang dari sebulan Tamara berhasil menyusun buku tersebut. Ini bisa dilakukan karena dia sudah mengenal baik sosok Ruth.

"Kembali lagi kita sudah saling kenal bagaimana Uthe bekarya dan bertutur segalanya jadi dimudahkan," tandasnya.

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini