Dibui, Ahmad Dhani Tetap Kirim Rp 3,5 Juta ke Korban Kecelakaan Dul

Ahmad Dhani tetap menepati janjinya meski kini dibui.

Suara.Com
Fajarina Nurin | Walda Marison
Terpidana kasus ujaran kebencian Ahmad Dhani digiring menuju mobil tahanan seusai menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (28/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Terpidana kasus ujaran kebencian Ahmad Dhani digiring menuju mobil tahanan seusai menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (28/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Istri korban tewas kecelakaan maut yang melibatkan bungsu Ahmad Dhani, Dul Jaelani, tahun 2013 silam mengaku masih menerima uang santunan. Uang tersebut dikirim Ahmad Dhani melalui asisten dan ditransfer ke rekening bank.

"Masih, uang bulananya masih di kasih. Dari Ahmad Dhani saya terima Rp 3,5 juta perbulan," ujar Hade, istri Robby Yaser Affan yang tewas akibat kecelakaan maut Dul Jaelani, saat dihubungi Suara.com, Jumat (8/2/2019).

Robby Yaser Affan merupakan satu dari tujuh korban kecelakaan maut yang melibatkan anak Dul Jaelani. Akibat peristiwa itu, Robby tewas dan meninggalkan satu anak laki - laki bernama Alief Muhammad Belfast serta satu istri.

Ahmad Dhani berjanji akan bertanggung jawab membiayai sekolah putra sulung Robby hingga ke bangku kuliah. Meski kini dirinya dibui, biaya pendidikan untuk Belfast rupanya masih tetap diberikan rutin.

"Bulananya masih dikasih terus," kata dia.

Alief Muhammad Belfast, putra sematawayang Robby saat ini sudah menginjak bangku SMA. Hingga menginjak bangku kuliah nanti, biaya pendidikan Belfast akan ditanggung oleh pihak Ahmad Dhani.

"Iya, waktu itu sampai kuliah (janjinya), tapi anak saya belum kuliah, masih SMA," bebernya.

Ahmad Dhani jalani sidang ujaran idiot di PN Surabaya, Kamis (7/2/2019). [Suara.com/Achmad Ali]
Ahmad Dhani jalani sidang ujaran idiot di PN Surabaya, Kamis (7/2/2019). [Suara.com/Achmad Ali]

Seperti diketahui, Dul Jaelani mengalami kecelakaan parah di tol Jagorawi kilometer 8 pada 8 September 2013 silam.

Mobil Lancer berplat nomor polisi B 80 SAL yang dikendarainya menerobos batas jalan dan masuk ke arah berlawanan sehingga menabrak Daihatsu Granmax berplat nomor polisi B 1349 TEN dan manabrak Avanza berplat nomor B 1882 UZJ.

Akibat kejadian itu, tujuh orang tewas dan enam orang luka-luka. Dari ketujuh korban tersebut, Robby menjadi korban dengan luka terparah.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini