Slank Sebar Virus Perdamaian di Acara Apel Kebangsaan

Slank akan tampil selama 55 menit.

Suara.Com
Ferry Noviandi
Slank Sebar Virus Perdamaian di Acara Apel Kebangsaan
Slank bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Adam Iyasa)

Suara.com - Apel Kebangsaan Jawa Tengah bertema "Kita Merah Putih" bakal menampilkan band rock papan atas Slank. Selama 55 menit Slank akan membawakan lagu semangat nasionalisme dan menyebar virus perdamaian.

"Apa kabar Semarang, lama Slank nggak manggung di Semarang dan akhirnya kami manggung di Simpang Lima, besok (Minggu, 17 Maret 2019) jam 8 pagi Slank jadwal jreng. Kami dapat waktu 55 menit," kata pentolan Slank, Bimbim, saat jumpa pers bersama Ivanka dan Ridho dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranomo Apel Kebangsaan di Kampung Laut Resto Semarang, Sabtu (16/3/2019).

Soal lagu apa saja yang akan dibawakan besok, Bimbim menyebut akan sesuai dengan tema Apel Kebangsaan "Kita Merah Putih". Banyak lagu-lagu yang dibawakan bertema Pancasila, nasionalisme, dan semangat persatuan.

Aksi panggung vokalis grup musik Slank, Kaka saat tampil pada konser 35 Tahun Slank di Stadion Utama GBK, Jakarta, Minggu (23/12). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto]
Aksi panggung vokalis grup musik Slank, Kaka saat tampil pada konser 35 Tahun Slank di Stadion Utama GBK, Jakarta, Minggu (23/12). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto]

"Insyaallah besok kami menyebar virus semangat NKRI dan Merah Putih. Kami berharap datang dengan damai pulang dengan damai, jangan nyampah, jadi kalau bisa sampahnya dibawa pulang," seloroh Bimbim.

Dalam jumpa pers itu Bimbim bersama dua rekannya, Ridho dan Ivanka, tanpa sang vokalis, Kaka yang masih bertahan di Jakarta. Band yang bermarkas di Gang Potlot itu juga didampingi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Dalam konser Slank besok, Bimbim juga menyampaikan pesan bahwa ingin menyatukan bangsa lewat lagu dengan mengangkat nasionalisme. Apalagi, lanjutnya, dalam waktu dekat akan ada pesta demokrasi Pemilu 2019.

"Sebentar lagi juga ada pesta demokrasi kita juga ingin nyebarin virus perdamaian, jadi biasa aja kok tiap lima tahun ya akan seperi ini. Jadi kita belajar lah, jangan seperti burung yang dikekang 32 tahun akhirnya bebas yang jadi euforia demokrasi, cuma ini kan udah 20 tahun kita reformasi jadi berdewasa lah," tuturnya.

"Insyaallah besok lewat lagu-lagu Slank kita bisa membuat semangat nasionalisme, semangat persatuan lebih diutamakan Indonesia-nya dari pada ambisi politik kekuasaan," tukasnya.

Sementara, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak siapapun untuk hadir karena itu jadi salah satu upaya merajut erat kebangsaan.

"Siapapun silakan hadir. Kalau Slank berpesan tadi, berangkat senang pulang bahagia. Tidak ada sampah, tidak ada fasilitas umum, taman yang dirusak. Sehingga Jawa Tengah bisa menunjukkan perdamaian kesenangan dan benar-benar mencintai bangsa ini setulusnya," katanya.

Slank bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Adam lyasa)
Slank bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Adam lyasa)

Ganjar mewanti-wanti di acara tersebut dilarang pakai atribut pileg partai apapun, dilarang pakai atribut capres. Berharap acara itu jangan sampai dipolitisasi siapapun.

Ganjar juga tidak mempermasalahkan pihak-pihak yang tidak menyetujui dengan gelaran acara itu. Yang penting, kata Ganjar, semua yang berkaitan dengan Apel Kebangsaan Kita Merah Putih telah dibuka untuk publik.

"Tidak apa-apa, tidak semua orang harus setuju. Saya sudah dibully. Kita jelaskan, justru Jawa Tengah, Pemprov sangat terbuka semua bisa melihat. Tidak kita tutup-tutupi. Tidak setuju tidak apa-apa. Bahkan yang tidak setuju saya undang, yuk datang kita duduk bareng. Jangan curiga dulu dong. Ini umum kok, bukan Pilpres," katanya menandaskan.

Kontributor : Adam Iyasa

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini