Kimberly Ryder Kutuk Teror di Selandia Baru

Kimberly Ryder mengaku heran masih saja ada orang yang Islamphobia.

Suara.Com
Ferry Noviandi | Wahyu Tri Laksono
Kimberly Ryder Kutuk Teror di Selandia Baru
Kimberly Ryder [Wahyu Tri Laksono/Suara.com]

Suara.com - Artis Kimberly Ryder mengutuk aksi teror yang terjadi di Selandia Baru. Menurut istri Edward Akbar ini, aksi teror tersebut teramat sangat keji.

"Lihat videonya baru beberapa detik terus habis itu, aduh nggak mau nonton lagi. Itu orang udah gila, keji banget, nggak usah ditanya lagi," ujar Kimberly Ryder, saat ditemui di Senayan City, Jakarta Pusat, Sabtu (16/3/2019). 

Kimberly Ryder. (Sumarni/Suara.com)
Kimberly Ryder. (Sumarni/Suara.com)

Perempuan 25 tahun ini mengaku heran masih banyak manusia di dunia yang memiliki rasa benci terhadap Islam.

"Aneh aja, masih ada rasa kebencian di dunia ini karena masih ada rasisme dan Islamophobia," tutur Kimberly Rider. 

Meski begitu, Kimberly Ryder mengaku takut bepergian ke luar negeri. Karena menurut pemain film From London To Bali itu, hal seperti itu bisa terjadi di mana pun.

"Di dalam negeri juga banyak yang masih rasis, banyak yang masih punya benci di hati mereka. Jadi di manapun kalian berada, hati-hati aja dan spread the love aja sih," kata Kimberly Ryder.

Jumat (15/3/2019) terjadi penembakan terhadap umat Islam yang akan melaksanakan salat Jumat di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru yakni Masjid Al Noor dan Masjid Linwood. Korban tewas dalam kejadian tersebut berjumlah 49 orang.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini