Interview: Karier Angela Lee, Sempat Jadi Figuran dan Karakter Setan

Angela Lee cerita soal jatuh bangun perjalanan kariernya.

Suara.Com
Fajarina Nurin | Wahyu Tri Laksono
Interview: Karier Angela Lee, Sempat Jadi Figuran dan Karakter Setan
Angela Lee di Jalan Kapten P. Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (11/12/2018). [Wahyu Tri Laksono/Suara.com]

Suara.com - Nama Angela Lee perlahan mulai merangkak naik di panggung hiburan Tanah Air. Terlebih, setelah dirinya bebas dari penjara akibat kasus penggelapan dan penipuan.

Namun, siapa sangka ternyata Angela Lee memulai kariernya sudah sejak 2010. Bermodal nekat ke Jakarta usai kuliah dan menggunakan uang jajan, dirinya izin kepada ibunya.

Angela Lee di Jalan Kapten P. Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (11/12/2018). [Wahyu Tri Laksono/Suara.com]
Angela Lee di Jalan Kapten P. Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (11/12/2018). [Wahyu Tri Laksono/Suara.com]

Sesampainya di Jakarta, Angela Lee pun mendapat tawaran sebagai figuran dan mendapat uang yang cukup untuk biaya hidupnya. Berikut wawancara lengkap Suara.com dengan Angela Lee.

Awal mula Anda ke industri hiburan?
Tahun 2010 mulanya, itu aku iseng-iseng ke Jakarta. Sebenarnya cita-cita jadi artis itu sudah dari kecil, cuma nggak boleh. Alasannya masih sekolahlah. Terus Jakarta itu banyak godaannya. Dunianya agak serem. Tapi aku akhirnya lulus kuliah dan izin sama mami. Akhirnya dibolehin, tapi aku bilangnya jadi pembawa acara berita Tv, bukan artis. Aku cuma bawa uang jajan terakhir, di situ bertekad nggak minta uang sama mami lagi kan. Casting sana sini, akhirnya dapat kerjaan pertama.

Berapa bayaran yang Anda terima pertama kali?
Itu uang pertama Rp 750 ribu. Itu cuma keliatan kakinya doang, syuting tiga hari. Tapi habis itu dapat iklan, iklan pasta gigi dapatnya (honor) Rp 2 juta. Itu uangnya nggak kemana ya, karena abis buat syuting dan bayar kos.

Pernah kehabisan uang?
Suatu hari aku kehabisan uang tinggal 0 saldo aku. Pas aku lagi di gereja, aku berdoa sama Tuhan. Abis aku berdoa pas buka mata, dapet sms casting iklan shampoo, buat syuting di Bangkok. Itu memang jalannya.

Setelah itu gimana?
Setelah itu dapet manajemen juga. Pernah suatu hari, benar nggak ya manajemennya. Trus aku pilih yang di Trans Tv, waktu itu aku jadi SPG yang di YKS lah dan jadi setan lah dari 2011-2014. Tapi aku memang suka meski dapat peran apa aja.

Perubahan kariernya gimana?
Ya waktu itu lagi musim yang dubsmash gitu. Ya aku iseng dubsmash di Instagtam, eh banyak yang repost ke akun dagelan. Nah awal mula selebgram itu ya dari situ. Ya gara-gara Instagram sih terkenalnya. Orang pada tahu aku.

Penghasilan sudah mulai stabil berarti pas waktu itu?
Ya sampai hari ini masih harus terus fighting sih. Tapi lumayan lah.

Kalau tawaran sinetron dapat nggak sih?
2015 sudah sempat menjajal juga. FTV sudah sampai 15 judul, cuma ya figuran sih.

Gimana karier Anda saat tertimpa kasus penipuan?
Ya yang terpuruk yang kena masalah penipuan dan penggelapan. Aku bisa ujian buat aku. Di situ Angel mau nggak buat bangkit. Aku suka di dunia ini ya, walau orang mau hujat aku kayak gimana. Aku bodo amat. Akhirnya selepas penjara banyak kerjaan ya.

Seusai dari penjara, karier Angel gimana?
Ya lebih bagus sih, ada aja berkatnya. Jadi host di stasiun Tv, ini nanti ada sinetron dan iklan gitu. Jobnya semakin bertambah dan nggak berkurang.

Soal lu numpang tenar dari Billy Syahputra gimana?
Ya aku nggak ada bang Billy juga udah bisa berdiri sendiri. Kecuali aku mulai dari nol, baru ngedongkrak. Dari kemarin-kemarin Angel nggak cari sensasi kok. Aku bikin video dan meme lucu aja sudah terkenal. Dari karyanya Angel, kenapa nggak Pansos (Panjat Sosial) dari 2010 aja kalau mau sensasi.

Ke depan maunya apa?
Penginnya sih dapat film komedi layar lebar ya. Itu doang yang belum keturutan. Lagian sekarang juga Angel lagi ada bisnis sulam alis. Yaitu lumayan sih, mau Angel seriusin.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini