Interview: Raffi Ahmad dan Keputusannya Berhijrah di Jalan Kebenaran

Raffi Ahmad buka-bukaan soal keputusannya berhijrah dan memperdalam agama.

Suara.Com
Fajarina Nurin | Ismail
Interview: Raffi Ahmad dan Keputusannya Berhijrah di Jalan Kebenaran
Raffi Ahmad di kantor Suara.com, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (17/9/2018) [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Raffi Ahmad beberapa waktu lalu tampak menghadiri kajian-kajian agama Islam beberapa dengan para artis seperti Teuku Wisnu, Arie Untung dan artis lainnya.

Ayah satu anak itu mengaku menggelar acara tersebut untuk belajar agama lebih dalam lagi.

Raffi Ahmad di kantor Suara.com, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (17/9/2018) [Suara.com/Oke Atmaja]
Raffi Ahmad di kantor Suara.com, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (17/9/2018) [Suara.com/Oke Atmaja]

Raffi Ahmad mengaku mengadakan dua jenis pengajian secara rutin. Setiap seminggu sekali digelar khusus untuk anak yatim, sedangkan setiap satu bulan sekali pengajian khusus dihadiri oleh teman-teman dekat.

Berikut wawancara Raffi Ahmad dengan Suara.com seputar keputusannya untuk hijrah tersebut:

Kamu terlihat sudah mulai mendalami agama dengan bergabung dengan Teuku Wisnu dan kawan-kawan, tanggapan kamu seperti apa?
Nggak ada yang harus dihebohkan sebenarnya untuk kita belajar lebih baik. Di mana saja dan kapan aja dan sama siapa aja.

Ada yang mengajak kamu atau memang itu kemauan kamu sendiri?
Kalau saya sebenarnya bikin pengajian di rumah. Jadi siapa aja mau datang yang saya kenal, silahkan aja datang.

Jadi bisa dibilang kamu rutin mengadakan pengajian?
Saya sih bikinnya di rumah saja. Biasanya setiap malam jumat bikin pengajian sebulan sekali, saya bikin sama teman-teman deket.

Siapa aja yang kamu ajak pengajian?
Intinya teman dekat yang mau belajar agama bareng, sharing bareng, jadi aku bikin undangan khusus.

Nggak ngajak anak yatim?
Setiap minggu, malam Jumat di rumah ada sama anak-anak yatim piatu, tapi sama teman-teman sebulan sekali.

Rasanya gimana sih, kamu disanjung udah mulai hijrah?
Kadang media saja yang membesar-besarkan. Padahal diri gua sendiri nggak merasa harus diberitakan soal hijrah. Ibaratnya belajar hijrah itu dari kapan pun, yang penting ada niat. Siapa pun bisa mau belajar agama lebih dalam lagi.

Punya guru agama khusus?
Nggak ada. Kita belajar dari mana aja.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini